Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib?
Judul: Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib? Jakarta, Kondisi junub saat memasuki waktu Subuh sering kali menimbulkan pertanyaan, terutama bagi suami istri yang berhubu...
Jakarta, Kondisi junub saat memasuki waktu Subuh sering kali menimbulkan pertanyaan, terutama bagi suami istri yang berhubungan badan di malam hari lalu tertidur hingga pagi dan belum sempat mandi wajib.Situasi seperti ini kerap membuat seseorang ragu, apakah boleh belum mandi wajib tetap menjalankan puasa Ramadhan.Lihat Juga :Kesalahan saat Mandi Wajib, Melakukan 5 Hal Ini Membuatnya Tidak Sah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keraguan tersebut sebenarnya telah dijelaskan secara jelas dalam hadis shahih. Rasulullah SAW diriwayatkan pernah berpagi hari dalam keadaan junub karena berhubungan suami istri, kemudian beliau mandi dan tetap melanjutkan puasanya.عن عائشة وأم سلمة رضي الله عنهما "أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ ثُمَّ يَغْتَسِلُ ويَصُومُ" متفق عليه وزاد مسلم في حديث أم سلمة "وَلَا يَقْضِي
Artinya: Dari Aisyah ra dan Ummu Salamah ra, Nabi Muhammad saw pernah berpagi hari dalam kondisi junub karena jimak, kemudian beliau mandi, dan terus berpuasa (HR Muttafaq Alaih). Imam Muslim dalam riwayat dari Ummu Salamah ra menyebutkan, "Rasulullah saw tidak mengaqadha."Berdasarkan hadis di atas, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW tidak mengqadha puasa tersebut, yang menunjukkan bahwa puasa dalam kondisi ini tetap sah dan tidak berkurang sedikit pun perhitungannya.Lebih lanjut, Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki menerangkan bahwa dari riwayat tersebut dapat dipahami kebolehan menunda mandi junub hingga setelah terbit fajar.Artinya, kondisi junub yang masih ada saat masuk waktu Subuh tidak memengaruhi keabsahan puasa yang sedang dijalankan.Pilihan RedaksiNiat Mandi Wajib Perempuan Tanpa Keramas sebelum Puasa RamadhanMandi Wajib setelah Sahur, Apakah Puasa Tetap Sah?Apakah Minum Air Putih Membatalkan Wudhu? Ini PenjelasannyaMeski demikian, para ulama tetap menekankan bahwa menyegerakan mandi wajib sebelum Subuh merupakan hal yang lebih utama. Hal ini berkaitan dengan kewajiban menjalankan shalat dalam keadaan suci dari hadas besar.Dengan kata lain, penundaan mandi junub diperbolehkan dalam konteks puasa, tetapi tidak untuk mengabaikan kewajiban shalat.Kondisi yang mengharuskan mandi junubSelain hubungan suami istri, dalam kajian fikih terdapat beberapa kondisi lain yang mengharuskan seseorang melakukan mandi junub.Ketentuan ini penting dipahami agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan benar, sekaligus membedakan antara kewajiban bersuci dan keabsahan puasa Ramadhan.Melansir penjelasan dalam buku 125 Masalah Thaharah karya Muhammad Anis Sumaji, salah satu kondisi yang mewajibkan mandi junub adalah keluarnya mani, baik dalam keadaan terjaga maupun saat tidur.Kondisi lainnya adalah berakhirnya masa haid dan nifas bagi perempuan. Kewajiban mandi ini baru dilakukan setelah darah haid atau nifas benar-benar berhenti.Setelah mandi junub, barulah seorang perempuan diperbolehkan kembali melaksanakan ibadah seperti shalat dan puasa.Demikian jawaban dari pertanyaan apa boleh belum mandi wajib puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat. (fef)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20260212174628-561-1327602/apa-boleh-puasa-ramadhan-tapi-belum-mandi-wajib
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Jika Sudah Lolos SNBP Apakah Boleh Daftar SNBT? Ini Ketentuannya
04 Apr 2026
10 Kumpulan Lagu Paskah tentang Pujian hingga Lagu Kemenangan
03 Apr 2026
Ini Jalur Alternatif Masuk PTN yang Bisa Dicoba Jika Tidak Lolos SNBP
03 Apr 2026
Peluang Lolos Besar, Ini Cara Cek Daya Tampung Jurusan UTBK SNBT 2026
03 Apr 2026
NPWP Suami Istri Gabung atau Pisah di Era Coretax? Ini Pertimbangannya
03 Apr 2026
Batas Pelaporan Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan via Coretax