Video
17512 video
Tanpa Hewan Kurban, Idul Adha Penuh Prihatin di Gaza | KOMPAS MALAM Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:
Breaking News, - Jemaah Haji Sedunia Menuju Mina | Breaking News Jutaan jemaah haji dari seluruh dunia bergerak memadati kawasan Mina untuk melaksanakan prosesi mabit (bermalam) dan melempar jumrah.
Breaking News, - Wamenhaj Menyapa Jemaah Haji di Muzdalifah | Breaking News Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak turun langsung menyapa dan menenangkan jemaah haji Indonesia yang sedang bermalam (mabit) di Muzdalifah.
Breaking News, - Usai Wukuf Kegiatan Jemaah Berfokus di Mina | Breaking News Usai wukuf di Arafah, jemaah haji melakukan mabit di Muzdalifah sebelum berfokus di Mina.
Breaking News, - Jemaah Haji Mulai Lempar Jumrah | Breaking News Jemaah haji mulai melaksanakan lempar jumrah di Mina sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Momen libur Hari Raya Idul Adha, sejumlah wisatawan padati kawasan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam liburan Idul Adha ini, para wisatawan sengaja berkunjung untuk berwisata kuliner dan menikmati kawasan bersejarah ini. Mereka juga tampak sangat antusias menaiki odong-odong dan berkeliling kawasan Braga. Selain itu, banyaknya lukisan hasil karya seniman lokal juga menjadi daya tarik wisatawan. Banyaknya pengunjung yang berjalan kaki serta lalu lintas kendaraan membuat kawasan Braga padat. Baca Juga Pembunuh Bocah SD di Bangunan Kosong di Makassar Ditangkap | BERITA UTAMA di Artikel ini bisa dilihat di :
Sejumlah warga Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Aceh, masih bertahan di gubuk pengungsian. Di tengah segala keterbatasan, mereka terpaksa menyambut dua kali Lebaran tanpa rumah dan kehidupan yang layak. Sejumlah warga Desa Pante Lhong, Bireuen, Aceh, yang terdampak banjir bandang pada akhir November tahun lalu, hingga kini masih tinggal di gubuk pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Seperti yang dialami keluarga Usman Amiryddin. Saat itu, rumah miliknya luluh lantak diterjang banjir. Di gubuk yang dibangun dari sisa material akibat banjir inilah ia tinggal bersama keluarga dengan kondisi seadanya. Hidup dalam keprihatinan membuat mereka terpaksa menyambut dua kali Lebaran tanpa rumah dan kehidupan yang layak. Kini, enam bulan pasca banjir, mereka hanya bisa berharap ada kepastian bantuan rumah layak huni dari pemerintah. Baca Juga Diduga Terpeleset, Panitia Kurban Tewas Tenggelam di Sungai Musi saat Cuci Babat | BERITA UTAMA di Artikel ini bisa dilihat di :
Polisi menangkap pelaku pembunuhan bocah SD yang ditemukan meninggal di sebuah bangunan kosong di Tallo Lama, Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku merupakan tetangga korban. Warga Tallo Lama, Makassar, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang bocah SD di sebuah ruang toilet di bangunan kosong di Jalan Sultan Abdullah, Tallo Lama, Rabu pagi. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap seorang pria yang merupakan tetangga korban. Saat hendak ditangkap, pelaku sempat berupaya mengelabui polisi dengan cara berpura-pura membuat keributan di dekat lokasi untuk mengalihkan fokus polisi yang tengah berada di TKP. Modus pelaku dengan berpura-pura meminta korban untuk membelikan minuman dan makanan, lalu menculik korban. Menurut keluarga, korban sempat hilang sejak Selasa malam hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal pada Rabu pagi. Akibat perbuatannya, pelaku diancam pasal pembunuhan berencana Pasal 459 subsider 458 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau 20 tahun penjara. Baca Juga Diduga Terpeleset, Panitia Kurban Tewas Tenggelam di Sungai Musi saat Cuci Babat | BERITA UTAMA di Artikel ini bisa dilihat di :
Seorang panitia kurban meninggal dunia saat sedang mencuci babat hewan kurban di tepi Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Diduga korban terpleset ke sungai dan tenggelam karena tidak bisa berenang. Julianto, seorang panitia kurban, ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Musi. Korban dilaporkan hilang tenggelam saat sedang mencuci babat hewan kurban di sungai. Diduga saat itu korban terperosok saat turun ke sungai yang ia sangka dangkal, namun ternyata dalam. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun karena tidak bisa berenang, korban tenggelam terseret arus. Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Baca Juga Sambut Idul Adha, KompasTV Salurkan Hewan Kurban | SAPA MALAM di Artikel ini bisa dilihat di :
Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:
Baca Selengkapnya di Presiden Prabowo Subianto membeli 1.098 ekor sapi kurban menggunakan APBN dengan nilai anggaran mencapai Rp 100 miliar. Ribuan sapi kualitas premium berasal dari peternak lokal dan dibagikan ke setiap kota serta kabupaten se Indonesia. Menanggapi hal itu, PDIP memberikan respons. Respons itu disampaikan kader PDIP Guntur Romli melalui video yang diunggah di X pada Rabu (27/5). Ia menegaskan kurban tidak bisa dibeli menggunakan APBN. Pasalnya kurban merupakan ibadah personal sehingga tidak bisa memakai dana publik. Guntur Romli menjelaskan kurban juga harus diatasnamakan personal atau individu. Lebih lanjut, ia mengatakan APBN atau dana publik yang dipakai untuk biaya kurban para pejabat hingga elit merupakan pelanggaran terhadap aturan syariat. Kader PDIP itu pun menyinggung soal adanya sanksi dunia akhirat. Adapun sanksi di dunia bisa dicokok KPK, sementara di akhirat akan masuk neraka. "APBN atau dana publik lainnya dipakai untuk biaya kurban pejabat atau elit itu pelanggaran terhadap aturan syariat dan penggunaan dana publik. Sanksinya dunia akhirat. Di dunia bisa dicokok KPK, di akhirat masuk neraka." kata Guntur Romli. Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi polemik pembelian hewan kurban oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 1.098 ekor sapi dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui anggaran Bantuan Kema
Kabar Hari Ini, - Skema Murur Diterapkan Bagi Jemaah Haji Lansia | Kabar Hari Ini Skema murur adalah pergerakan jemaah haji dari Arafah menuju Mina dengan melintas di Muzdalifah menggunakan bus tanpa turun untuk bermalam (mabit). Kebijakan ini diterapkan sebagai solusi keselamatan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok berisiko tinggi guna menghindari kelelahan dan dehidrasi akibat kepadatan ekstrem