Harga Minyak Turun Tipis Usai Sempat Melesat 2 Persen
Judul: Harga Minyak Turun Tipis Usai Sempat Melesat 2 Persen Jakarta, Harga minyak mentah dunia turun tipis pada perdagangan Selasa (23/12) usai melonjak 2 persen pada sesi sebelu
Jakarta, Harga minyak mentah dunia turun tipis pada perdagangan Selasa (23/12) usai melonjak 2 persen pada sesi sebelumnya. Saat ini investor menimbang potensi pasokan minyak Venezuela yang disita Amerika Serikat (AS).Pasa juga tengah memperhitungkan meningkatnya risiko gangguan suplai akibat serangan Ukraina terhadap fasilitas dan kapal Rusia.Mengutip Reuters, harganya minyak kontrak berjangka Brent turun 11 sen atau 0,18 persen menjadi US$61,96 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 13 sen atau 0,22 persen ke level US$57,88 per barel.
Pada perdagangan sebelumnya, kedua acuan harga minyak ditutup menguat lebih dari 2 persen. Brent mencatatkan kinerja harian terbaik dalam dua bulan terakhir, sementara WTI naik paling tajam sejak 14 November.Lihat Juga :Prabowo Bakal Temui Trump Akhir Januari, Sepakat RI Dipungut Tarif 19%
Dalam kampanye tekanan terhadap Venezuela, Presiden AS Donald Trump pada Senin (22/12) mengatakan pihaknya mungkin akan menjual minyak mentah Venezuela yang disita dalam beberapa pekan terakhir.Trump menyebut minyak tersebut juga berpotensi digunakan untuk mengisi kembali cadangan strategis AS."Bisa jadi kami akan menjualnya, bisa juga kami menyimpannya," kata Trump.Ia lalu menambahkan akan menjadi langkah yang 'cerdas' jika Presiden Venezuela Nicolas Maduro meninggalkan kekuasaan.Trump sebelumnya mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela yang berada dalam daftar sanksi dan keluar-masuk negara tersebut. Kebijakan itu menambah ketidakpastian pasokan, meski analis menilai dampaknya dalam jangka pendek masih terbatas.
Barclays dalam catatannya menyebut meski ekspor minyak Venezuela turun hingga nol dalam waktu dekat, pasar minyak global diperkirakan masih akan berada dalam kondisi pasokan yang cukup pada paruh pertama 2026.Namun, bank tersebut memperkirakan surplus global akan menyusut menjadi sekitar 700 ribu barel per hari pada kuartal IV 2026.Barclays menilai gangguan pasokan yang berlangsung lama berpotensi memperketat pasar dan menggerus kenaikan stok minyak yang terbentuk belakangan ini. Kondisi tersebut dapat kembali mendorong volatilitas harga.Di sisi lain, ketegangan Rusia dan Ukraina di kawasan Laut Hitam kembali meningkat. Rusia dilaporkan menyerang pelabuhan Odessa di Ukraina dan merusak fasilitas pelabuhan serta sebuah kapal pada Senin malam.Sementara itu, serangan drone Ukraina merusak dua kapal dan dua dermaga di wilayah Krasnodar, Rusia, serta memicu kebakaran di sebuah desa. Laut Hitam merupakan jalur ekspor penting bagi kedua negara. (ldy/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251223100227-85-1309811/harga-minyak-turun-tipis-usai-sempat-melesat-2-persen
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Prabowo Jamin Nelayan Bisa Dapat Kelonggaran Kredit di Atas 10 Tahun
13 Feb 2026
IHSG Merah ke 8.212 Tutup Pekan, 408 Saham Berdarah
13 Feb 2026
Prabowo ke Pengusaha: Kalian Sudah Besar dan Kaya, Patuhi Aturan
13 Feb 2026
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Lesu Rp16.836 per Dolar AS
13 Feb 2026
Canda Prabowo soal Pebisnis Minta Restrukturisasi: Minta Belas Kasihan
13 Feb 2026
Prabowo Minta Danantara Capai Laba 7 Persen atas Aset Ribuan Triliun