Stanley Kroenke, Raja Properti AS Pemilik Arsenal - Los Angeles Rams
Stanley Kroenke, seorang pengusaha properti terkemuka di Amerika Serikat, adalah pemilik klub sepak bola elite Inggris, Arsenal FC. Di klub yang berbasis di London Utara ini, Kroen...
Imperium bisnis olahraga Kroenke tidak hanya terbatas pada sepak bola, tetapi juga mencakup klub basket dan hoki yang bermain di liga utama. Bisnis olahraga globalnya berada di bawah naungan Kroenke Sports & Entertainment (KSE). Berikut adalah daftar gurita bisnis Kroenke di industri olahraga:
1. Arsenal FC (sepak bola, Liga Inggris): Kepemilikan 60 persen.
2. Los Angeles Rams (american football, National Football League): Kepemilikan 100 persen (pemilik tunggal).
3. Denver Nuggets (basket, NBA): Kepemilikan penuh, dikendalikan atas nama keluarga.
4. Colorado Avalanche (hoki es, National Hockey League): Kepemilikan penuh/dikendalikan atas nama keluarga.
5. Colorado Rapids (sepak bola, Major League Soccer/MLS): Kepemilikan penuh.
Sumber kekayaan Kroenke tidak hanya berasal dari industri olahraga. Portofolio bisnisnya juga mencakup properti dan lahan peternakan. Ia memiliki sekitar 557 hektare real estat, yang sebagian besar berupa pusat perbelanjaan di dekat gerai ritel Walmart. Selain itu, Kroenke juga memiliki 1,6 juta hektare peternakan di seluruh AS dan Kanada. Konglomerasi bisnisnya ini berada di bawah bendera Kroenke Group, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan properti, pusat perbelanjaan, dan real estat komersial.
Kekayaan Kroenke semakin bertambah setelah menikahi Ann Walton pada tahun 1974, pewaris raksasa ritel AS Walmart. Momen ini memperkuat posisinya di jajaran elite bisnis AS. Forbes memperkirakan kekayaan Kroenke mencapai US$21,3 miliar atau setara Rp335 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.700 per dolar AS).
Meskipun sukses dalam bisnis, Kroenke sering kali menuai kritik keras dari suporter klub olahraga, terutama Arsenal. Bos The Gunners ini dinilai terlalu berorientasi pada bisnis dan minim komunikasi publik oleh para penggemar. Sikapnya yang tertutup membuatnya dijuluki 'Silent Stan'. Diversifikasi bisnis ini mencerminkan pendekatannya yang strategis: tidak hanya mengandalkan satu sektor, tetapi menyebar di berbagai sektor untuk memperkuat portofolio dan ketahanan bisnisnya.
Enos Stanley Kroenke lahir pada 29 Juli 1947 di Missouri, AS. Ayahnya adalah pemilik perusahaan kayu bernama Mora Lumber Company. Pekerjaan pertama Kroenke adalah menyapu di tempat usaha ayahnya, dan pada usia 10 tahun, ia sudah dipercaya mengurus pembukuan perusahaan tersebut. Kehadirannya di bisnis olahraga kemungkinan dilandasi kecintaan pada masa kecilnya, karena semasa SMA, Kroenke aktif di bisbol, basket, hingga atletik. Setelah lulus SMA, Kroenke melanjutkan studi di University of Missouri, di mana ia meraih gelar sarjana dan master di bidang administrasi bisnis. Kroenke dan Ann Walton dikaruniai tiga anak: Josh, Whitney, dan Brett.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260104145634-92-1313400/stanley-kroenke-raja-properti-as-pemilik-arsenal-los-angeles-rams
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Per Februari 2026, Rp1,65 Triliun KUR Syariah BSI Jangkau 11 Ribu UMKM
06 Apr 2026
Lesu di Penghujung Kuartal I, IHSG Maret Ambles 14,4% ke 7.048
06 Apr 2026
Hadapi Krisis, Purbaya Ungkap RI Ogah Ikuti Saran IMF
06 Apr 2026
Menko Airlangga Izinkan Harga Tiket Pesawat Domestik Naik 13 Persen
06 Apr 2026
Direstui Prabowo Caplok PNM, Purbaya Bakal Sulap Jadi Bank UMKM
06 Apr 2026
Purbaya Tepis Isu Kas Negara Seret, BBM Subsidi Dijamin Tak Naik