Emas Perhiasan Sumbang Inflasi 11 Bulan pada 2025
Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali
Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali sepanjang 2025.Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan selama Januari hingga Desember 2025, komoditas dari komponen harga bergejolak dan komponen inti memiliki frekuensi yang lebih sering muncul sebagai komoditas utama penyumbang inflasi bulanan.Purbaya Sindir Sikap Lemah PBB soal Trump Tangkap Maduro
"Emas perhiasan memberikan sumbangan andil inflasi tahunan terbesar pada 2025. Komoditas ini menjadi komoditas utama penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali di 2025," ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (5/1).Pudji mengatakan inflasi kumulatif hingga Desember 2025 atau year to date (ytd) tercatat sebesar 2,92 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding inflasi ytd Desember 2021 hingga 2024, kecuali pada 2022.
Ia mengatakan harga emas dunia terus berlanjut sampai akhir 2025. Harga rata-rata emas 2025 sebesar US$3.442 per troy ons. Angka itu naik dari US2.388 per troy ons pada 2024.Sementara itu, harga emas Antam juga naik. Harga emas Antam tembus Rp2,515 juta per gram pada Senin (5/1). Berdasarkan situs Logam Mulia, emas Antam naik Rp27 ribu dari Rp2,488 juta per gram.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260105180455-92-1313792/emas-perhiasan-sumbang-inflasi-11-bulan-pada-2025
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS