ESDM soal Dampak Penangkapan Maduro ke Harga Minyak: Kami Belum Lihat
Judul: ESDM soal Dampak Penangkapan Maduro ke Harga Minyak: Kami Belum Lihat Jakarta, Kementerian ESDM belum melihat dampak konflik Amerika Serikat (AS) dan Venezuela terhadap har
Jakarta, Kementerian ESDM belum melihat dampak konflik Amerika Serikat (AS) dan Venezuela terhadap harga minyak dalam negeri.Pasalnya, Indonesia tidak bergantung impor pada negara anggota OPEC tersebut.Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan instansinya terus menganalisis dampaknya ke dalam negeri. Namun, ia memastikan sejauh ini harga dan stok minyak dalam negeri stabil.
"Yang jelas kondisi di negara saat ini stabil. Kita sumber crude nya itu bukan dari sana. Jadi, dari wilayah lain. Jadi masih stabil," ujar Laode dalam Penutupan Posko Nataru Sektor ESDM di Kantor BPH Migas, Senin (5/1).Lihat Juga :Pendapatan per Kapita Jakarta Nyaris Rp350 Juta, di Atas Rusia-China
"Pada saat ini, hari ini, kami belum melihat (dampaknya)," imbuhnya.Namun, ia menekankan bukan berarti pemerintah tak waspada. Antisipasi selalu dilakukan apabila nanti konflik berlangsung lama dan dampaknya menyebar."Antisipasi itu selalu ada. Kita akan terus pantau dulu," jelasnya.Venezuela memang telah mengalami krisis politik, ekonomi, dan sosial berkepanjangan yang bermula dari kombinasi kesalahan kebijakan ekonomi, jatuhnya harga minyak, dan kontestasi politik antara pemerintah dan oposisi.Namun, pada awal tahun ini, konflik memuncak ketika pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam serangan militer besar-besaran. Mereka didakwa dengan tuduhan perdagangan narkoba di Distrik Selatan New York.
Usai melakukan serangan dan menangkap Maduro, Trump mengatakan AS akan mengelola negara tersebut. Ia juga yakin dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana.Kudeta terhadap Maduro terjadi setelah penumpukan militer AS selama berbulan-bulan di Karibia. Trump mengatakan embargo yang ia terapkan terhadap minyak Venezuela "tetap berlaku sepenuhnya."Konflik ini dikhawatirkan oleh pelaku pasar akan membuat harga minyak makin melonjak. Apalagi, sanksi AS terhadap minyak Venezuela masih berlaku hingga saat ini.Maklum, Venezuela merupakan salah satu pendiri OPEC dan memiliki cadangan minyak terbesar di dunia sebesar 303 miliar barel atau sekitar seperlima dari cadangan global. (ldy/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260105200745-85-1313838/esdm-soal-dampak-penangkapan-maduro-ke-harga-minyak-kami-belum-lihat
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
AS Izinkan 5 Perusahaan Minyak Raksasa Beroperasi di Venezuela
13 Feb 2026
Jejak Inovasi Huawei Pimpin Smartphone Lipat, dari Mate X ke Mate X7
13 Feb 2026
Bos Badan Gizi Klaim MBG Dorong Uang Beredar Rp29 T
13 Feb 2026
PT Garam Bakal Olah Limbah Kilang Balikpapan, Investasi Pabrik Rp7 T
13 Feb 2026
Purbaya Pastikan Misbakhun-Suahasil Tak Daftar Seleksi Bos OJK
13 Feb 2026
Purbaya soal Impor Ilegal Tiffany dan Co: Sepertinya Ada Kongkalikong