10 Produk Venezuela Paling Banyak Diimpor Indonesia
Jakarta, Indonesia mengimpor sejumlah produk dari Venezuela yang tengah menghadapi konflik dengan Amerika Serikat (AS) s
Jakarta, Indonesia mengimpor sejumlah produk dari Venezuela yang tengah menghadapi konflik dengan Amerika Serikat (AS) setelah sang presiden, Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap oleh pasukan elite Delta Force.Pasukan AS menyerang Caracas, Sabtu (3/1) dini hari, membom target militer dan menculik Maduro dan istrinya untuk menghadapi dakwaan perdagangan narkoba federal di New York. Maduro dijadwalkan hadir pada sidang perdana di pengadilan federal Manhattan pada Senin (5/1) siang waktu New York.Venezuela sendiri diketahui memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, mengalahkan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Iran.
Menurut data Administrasi Informasi Energi (EIA) AS, Venezuela yang merupakan salah satu pendiri OPEC memiliki cadangan minyak terbesar di dunia sebesar 303 miliar barel atau 17 persen dari cadangan global.ANALISISMenakar Dampak Konflik Venezuela-AS Terhadap Ekonomi RI
Jumlah tersebut mengalahkan jumlah cadangan minyak negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi yang memiliki 267 miliar barel, Iran dengan 209 miliar barel, serta Irak dengan 145 miliar barel.Namun, minyak tidak menjadi komoditas yang banyak diimpor RI dari Venezuela.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Perdagangan, impor RI dari Venezuela sepanjang Januari-November 2025 didominasi oleh sayuran kacang-kacangan kering seperti kacang hijau dan kacang urad, baik yang sudah dikupas maupun dibelah dengan nilai impor US$6,9 juta.Kemudian, biji kakao, baik yang masih mentah maupun sudah disangrai dengan nilai impor US$6,11 juta.
Kemudian disusul komoditas lainnya dengan jumlah yang kecil. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat Venezuela negara asal impor ke-105 bagi IndonesiaBerikut 10 barang Venezuela paling banyak diimpor RI1. Sayuran kacang-kacangan: US$6,9 juta2. Biji kakao: US$6,1 juta3. Bubuk kakao murni tanpa tambahan gula atau pemanis: US$777 ribu4. Aluminium mentah dalam bentuk paduan: US$246,5 ribu5. Kacang tanah; selain untuk benih, tidak disangrai atau dimasak dengan cara lain, sudah dikupas kulitnya, baik yang utuh maupun pecah: US$40,75 ribu6. Kabel listrik berisolasi jenis koaksial dan sejenisnya: US$14,9 ribu7. Karet; divulkanisir, berupa sabuk konveyor atau sabuk transmisi: US$4548. Pakaian renang wanita atau anak perempuan, bukan dari bahan rajut: US$2889. Segel dari karet non-seluler: US$25810. Segel mekanis: US$89 (fby/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260106070532-92-1313903/10-produk-venezuela-paling-banyak-diimpor-indonesia
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS