LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan 3,5 Persen Januari 2026
Judul: LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan 3,5 Persen Januari 2026 Jakarta, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpan...
Jakarta, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum 3,5 persen dan valuta asing 2 persen pada Januari 2026.Begitu juga dengan bunga simpanan rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tetap sebesar 6 persen.Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS pada 19 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan mulai berlaku pada Februari sampai Mei 2026," ujar Ketua Dewan Komisioner Anggito Abimanyu dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (22/1).Lihat Juga :RI Kehilangan 2 Juta Barel Minyak Awal Tahun, Bahlil Sanksi Anak Buah
LPS menekankan penetapan tingkat bunga penjaminan periode Januari 2026 ini mempertimbangkan empat hal. Pertama, tingkat suku bunga pasar untuk simpanan rupiah dan valas masih dalam tren turun.Kedua, jumlah simpanan di perbankan tumbuh positif dengan kondisi likuiditas perbankan yang longgar.
Ketiga, tingkat cakupan penjaminan simpanan berada di level yang terjaga.Keempat, tingkat bunga penjaminan yang berlaku masih sejalan dengan arah kebijakan makroekonomi dalam mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.[Gambas:Video CNN] (ldy/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260122193017-78-1319933/lps-tahan-tingkat-bunga-penjaminan-simpanan-35-persen-januari-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Perkuat Ekonomi RI, Prabowo Usung Strategi 'Indonesia Incorporated'
14 Feb 2026
Prabowo Komitmen Pangkas Regulasi dan Permudah Akses Ekspor Langsung
14 Feb 2026
Kemenkop Kick Off Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan Lewat Kopdes
14 Feb 2026
BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar 5% Guna Perkuat Ekonomi Rakyat
14 Feb 2026
Kemenkop Kick Off Kolaborasi Pengentasan KemiskinanLewat Kopdes
14 Feb 2026
Pemerintah Perkuat Mesin Pertumbuhan untuk Akselerasi Ekonomi Nasional