4 Hal Harus Diperhatikan Agar Tak FOMO Beli Emas Rp3 Juta per Gram
Judul: 4 Hal Harus Diperhatikan Agar Tak FOMO Beli Emas Rp3 Juta per Gram Daftar Isi 1. Ketahui Tujuan, Potensi, dan Risikonya 2. Siapkan Kondisi Keuangan 3. Investasi Jangka Panj...
Daftar Isi
1. Ketahui Tujuan, Potensi, dan Risikonya
2. Siapkan Kondisi Keuangan
3. Investasi Jangka Panjang
4. Pilih Emas Batangan, Bukan Perhiasan
Jakarta, Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus melonjak hingga menembus Rp3 juta per gram di pasaran.Kondisi ini bisa memicu perasaan takut ketinggalan momen di kalangan masyarakat atau yang kerap disebut Fear of Missing Out (FOMO).Keputusan membeli emas seharusnya tidak semata karena perasaan euforia saja, tetapi tetap mempertimbangkan tujuan keuangan dan risikonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perencana Keuangan OneShildt Budi Rahardjo mengatakan tidak heran saat ini masyarakat berbondong-bondong membeli emas karena mereka melihat dalam beberapa tahun ini tidak ada instrumen yang kinerjanya sebaik emas secara umum.Lihat Juga :EDUKASI KEUANGANTips Investasi Perak Buat Pemula
"Ditambah lagi ada persepsi yang tumbuh di masyarakat seolah-olah bahwa emas adalah instrumen investasi teraman padahal setiap investasi pasti mengandung risiko," ujar Budi kepada .com, Jumat (23/1).Selain itu, menurut Budi, kondisi ini juga tumbuh bersamaan dengan kondisi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik sehingga emas dianggap sebagai instrumen safe haven.Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat investasi emas agar tidak hanya sekadar FOMO:1. Ketahui Tujuan, Potensi, dan RisikonyaBudi menjelaskan calon pembeli atau investor harus mengetahui tujuan penggunaan, potensi keuntungan, dan risikonya sebelum membeli emas.Lihat Juga :EDUKASI KEUANGANPilih Emas atau Saham, Mana yang Lebih Cuan Tahun Ini?"Padahal sebelum membeli emas dalam kerangka perencanaan keuangan sebaiknya kita harus mengetahui tujuan penggunaannya, fungsi, potensi keuntungan dan risiko dari instrumen tersebut," ungkap Budi.Ia mengatakan kita harus mengetahui tujuannya, yakni sebagai upaya diversifikasi portofolio untuk mencapai tujuan tertentu atau proteksi keuangan apabila terjadi kondisi ekonomi yang ekstrem alias krisis ekonomi."Jika kemudian orang itu kemudian meletakkan 70 persen dari asetnya ke emas karena FOMO, maka dia juga harus bersiap-siap jika kemudian harga emas berbalik arah dan menggerus mayoritas nilai asetnya," jelasnya.2. Siapkan Kondisi KeuanganSaat berencana untuk investasi emas jangka panjang, Budi mengatakan kita harus memiliki persiapan finansial yang baik, seperti dana darurat yang memadai, proteksi asuransi yang sesuai kebutuhan, dan arus kas juga dalam kondisi aman.Lihat Juga :PERISKOP 2026Pilihan Investasi untuk Dulang Cuan Tahun Ini"Emas digunakan pada posisi ini sebagai pelengkap portofolio saat instrumen berisiko tinggi mengalami tekanan dan sarana diversifikasi sesuai profil dalam berinvestasi," kata BudiDengan demikian, menurutnya, emas bukan sebagai satu-satunya instrumen untuk mencapai tujuan investasi ke depan.3. Investasi Jangka PanjangPerencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengatakan investasi emas dalam jangka panjang akan menjaga uang kita agar tidak tergerus dengan inflasi.Lihat Juga :EDUKASI KEUANGANTips jadi Lender Pinjol Berkaca dari Kasus Dana Syariah Indonesia"Walaupun sebagai aset investasi dia akan fluktuatif, kalaupun turun ya enggak apa-apa, dia akan berfungsi sebagai lindung nilai dari mata uang kita," ujar Andi.Tentu ketika berinvestasi emas kita mengharapkan lebih cuan. Oleh karena itu, Andi menyampaikan saat hendak menjualnya kembali untuk memastikan harga buyback-nya sudah lebih tinggi dibandingkan dengan harga kita membeli sebelumnya."Ketika kita ingin mendapatkan cuan, gitu kan, itu ada selisih antara harga ketika kita beli sama ketika kita menjualnya kembali. Selisihnya itu sekitar 10 persen," tambahnya.4. Pilih Emas Batangan, Bukan PerhiasanAndi menyarankan membeli emas dalam bentuk batangan, bukan perhiasan. Hal ini karena emas batangan merupakan bentuk baku, sementara perhiasan bersifat subjektif.
Oleh karena itu, saat dijual kembali harga emas batangan akan mengikuti pasar sedangkan emas perhiasan mengikuti harga yang diberikan toko emas meski harganya sudah sama-sama naik di kemudian hari."Ketika dijual kembali, walaupun harganya sama-sama naik, yang batangan itu harganya akan mengikuti harga pasar. Namun kalau yang perhiasan itu akan tergantung dari harga buyback yang diberikan oleh si toko emas gimana," kata Andi.Selain itu, harga buyback yang diberikan toko emas juga dipengaruhi biaya untuk peleburan dan pencetakan ulang sehingga kemungkinan mereka memberikan harga lebih rendah dibandingkan pasar."Kalau dia melihat, 'Oh, model begini udah enggak ngetren lagi nih.' Nah, sama dia mungkin harganya akan direndahkan lagi dari harga pasarannya, gitu," terangnya.[Gambas:Video CNN] (fln/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260124070119-83-1320445/4-hal-harus-diperhatikan-agar-tak-fomo-beli-emas-rp3-juta-per-gram
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Perkuat Ekonomi RI, Prabowo Usung Strategi 'Indonesia Incorporated'
14 Feb 2026
Prabowo Komitmen Pangkas Regulasi dan Permudah Akses Ekspor Langsung
14 Feb 2026
BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar 5% Guna Perkuat Ekonomi Rakyat
14 Feb 2026
Kemenkop Kick Off Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan Lewat Kopdes
14 Feb 2026
Kemenkop Kick Off Kolaborasi Pengentasan KemiskinanLewat Kopdes
14 Feb 2026
Pemerintah Perkuat Mesin Pertumbuhan untuk Akselerasi Ekonomi Nasional