BEI Ungkap Rencana Danantara Melantai di Pasar Modal 2026
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berencana untuk masuk ke pasar modal Indonesia pada tahun 2026. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa E...
Irvan menjelaskan bahwa BEI telah bertemu dengan perwakilan Danantara untuk membahas rencana tersebut. Ia berharap Danantara tidak hanya melakukan transaksi obligasi, tetapi juga saham, mengingat perusahaan ini memiliki divisi manajemen aset. "Danantara juga kan punya *asset management*, ya. Kita berharap bahwa dia mengelola portofolio, mengelola dana itu dan bertransaksi di bursa kita. Jadi tidak hanya *bonds* tapi juga saham," tambah Irvan.
Partisipasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di pasar modal Indonesia menjadi perhatian, terutama karena dalam dua tahun terakhir belum ada penawaran umum perdana (IPO) dari perusahaan pelat merah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpendapat bahwa keterlibatan BUMN dapat meningkatkan likuiditas dan diversifikasi instrumen investasi.
Sebelumnya, BEI telah menawarkan beberapa produk investasi kepada Danantara, termasuk indeks Danantara dan *Exchange-Traded Fund* (ETF) dengan *underlying* saham BUMN yang tercatat di bursa. Penawaran ini disampaikan saat pertemuan dengan CEO Danantara, Rosan Roeslani. Namun, produk-produk tersebut masih dalam tahap kajian oleh perusahaan. "Kita tawarkan beberapa produk ke Danantara termasuk salah satunya indeks tapi beberapa produk itu hanya salah satu yang lagi didiskusikan oleh Danantara, termasuk juga kita lagi coba tawarkan ETF *underlying*-nya saham-saham kita itu *listing* di bursa lain," ungkap Direktur Utama BEI, Iman Rachman, di BEI, Jakarta Selatan, pada Senin (1/12) tahun lalu.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260127124419-92-1321498/bei-ungkap-rencana-danantara-melantai-di-pasar-modal-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Dari Selat Hormuz, Yuan Tantang Dominasi Dolar di Pasar Global
08 Apr 2026
Trump Ancam Pungut Tarif 50 Persen ke Negara Pemasok Senjata Iran
08 Apr 2026
Kepesertaan BPJS Kesehatan 58,32 Juta Orang Nonaktif
08 Apr 2026
Bank Mandiri Perkuat Pembangunan, Kredit Infrastruktur Tumbuh 30,8%
08 Apr 2026
Cadangan Devisa RI Susut ke US$148,2 M per Akhir Maret 2026
08 Apr 2026
Dipanggil DPR, Bos BI Siapkan Jurus Redam Tekanan Rupiah