Istana Klaim Tak Ada Masalah Substansial Ganjal Nego Tarif RI-AS
Judul: Istana Klaim Tak Ada Masalah Substansial Ganjal Nego Tarif RI-AS Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengklaim tak ada persoalan dari segi substansi dalam nego...
Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengklaim tak ada persoalan dari segi substansi dalam negosiasi tarif dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS).Ia menargetkan negosiasi tarif dagang ini akan rampung pada pertengahan Februari."Insyaallah enggak. Secara substansi Insya Allah enggak ada masalah dan mohon doanya supaya banyak membawa kepentingan bangsa dan negara kita," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pras mengungkapkan hingga kini proses negosiasi masih terus berjalan karena kedua negara masih mencari titik temu antara kedua belah pihak.Lihat Juga :ANALISISHati-hati 'Chaos', Benahi Data Sebelum Batasi Beli LPG BersubsidiProses perundingan dagang Indonesia dan AS memakan waktu cukup panjang.
Presiden Prabowo Subianto disebut akan langsung menemui Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan tarif dagang kedua negara.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut produk Indonesia yang diekspor ke AS tetap dikenakan tarif 19 persen.
Hal itu sesuai dengan pengumuman Juli 2025, di mana kala itu Trump memberikan diskon tarif bagi Indonesia dari yang semula 32 persen."Setelah seluruh proses teknis diselesaikan, maka diharapkan sebelum akhir Januari (2026) akan disiapkan dokumen untuk dapat ditandatangani secara resmi oleh Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Pak Donald Trump," ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Perkembangan Perundingan Dagang Indonesia-AS via Zoom, Selasa (23/12) lalu.[Gambas:Video CNN] (mnf/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260129081320-92-1322243/istana-klaim-tak-ada-masalah-substansial-ganjal-nego-tarif-ri-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Bandara Bali Diprediksi Layani 483 Ribu Penumpang saat Libur Imlek
14 Feb 2026
Purbaya: Ekonomi RI Akan Alami Ekspansi Sampai 2033
14 Feb 2026
Purbaya soal Ekonomi Gonjang-ganjing: Kita Bilang Go to Hell
14 Feb 2026
Purbaya Akan Bantu FT UI Rp100 M: Kalau Demo, Pertahankan Menkeu
14 Feb 2026
Danantara Beli Lahan 5 Ha hingga Hotel 4.000 Pintu untuk Kampung Haji
14 Feb 2026
Zulhas soal Anggaran 1.000 Kampung Nelayan 2026: Kira-kira Rp22,5 T