Alasan Mahendra Siregar dan 2 Pejabat OJK Lain Mundur usai IHSG Rontok
Judul: Alasan Mahendra Siregar dan 2 Pejabat OJK Lain Mundur usai IHSG Rontok Jakarta, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar bersama dua pejabat lai...
Jakarta, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar bersama dua pejabat lainnya mundur dari jabatan masing-masing pada Jumat (30/1).Pengunduran diri tersebut menyusul langkah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat Pagi.Berdasarkan rilis resmi OJK yang diterima, dua pejabat lainnya yang mundur antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rilis tersebut, Mahendra menyatakan pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.Lihat Juga :BREAKING NEWSMahendra Siregar dan Pejabat OJK Mundur Usai IHSG Ambrol Beruntun"OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional," bunyi kutipan pernyataan OJK.
Pengunduran diri tiga pejabat tinggi OJK ini berlangsung di hari yang sama usai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri.Para petinggi lembaga otoritas pengawas keuangan dan pasar ini berbondong-bondong mundur di tengah pasar modal RI yang terus dihantam badai, menyusul MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.Lihat Juga :IHSG Bangkit 1,18 Persen ke 8.329 Usai Dirut BEI MundurKebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.Efeknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua terakhir hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt)Pada Rabu (28/1) sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 poin atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya.Kemudian, indeks ditutup di level 8.232 pada perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks saham merosot 88,35 poin atau minus 1,06 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.481 siang harinya.Jumat pagi ini, IHSG dibuka hijau di level 8.308. Selang 5 menit, indeks menanjak 1,62 persen atau 133 poin ke level 8.365 dan ditutup di level 8.329 pada perdagangan Jumat sore, menguat 97,40 poin atau naik 1,18 persen dari perdagangan sebelumnya.[Gambas:Video CNN] (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260130185825-78-1322934/alasan-mahendra-siregar-dan-2-pejabat-ojk-lain-mundur-usai-ihsg-rontok
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Danantara Beli Lahan 5 Ha hingga Hotel 4.000 Pintu untuk Kampung Haji
14 Feb 2026
Zulhas soal Anggaran 1.000 Kampung Nelayan 2026: Kira-kira Rp22,5 T
14 Feb 2026
FOTO: Wajah Toko Perhiasan Mewah Tiffany dan Co Usai Disegel Bea Cukai
14 Feb 2026
Bahlil Sebut Impor LPG Masih Dominan Lantaran Produksi Hanya 24 Persen
14 Feb 2026
Asuransi Bencana: Cara Kerja, Tips Memilih, hingga Kisaran Premi
14 Feb 2026
Jelang Ramadan, Harga Minyakita di Tangerang Tembus Rp17.500 per Liter