Temui Investor Asing, Rosan Danantara Pede Besok IHSG '<i>Ngegas</i>'
Judul: Temui Investor Asing, Rosan Danantara Pede Besok IHSG '<i>Ngegas</i>' Jakarta, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani optimistis pasar saham domestik akan menguat pada perd...
Jakarta, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani optimistis pasar saham domestik akan menguat pada perdagangan pada Senin (2/2) besok. Sebelumnya, pasar sempat melemah dalam beberapa hari terakhir.Rosan mengaku optimisme dirinya muncul setelah melakukan komunikasi intensif dengan investor asing dalam dua hari terakhir.Pilihan RedaksiIni Daftar Lengkap 38 Emiten Perdagangan Saham yang Dibekukan BEIInvestor Asing Ingin Ambang Lapor Kepemilikan Saham Turun ke 1 PersenPengusaha Respons Mundur Massal Pejabat BEI - OJK Buntut IHSG AmbrukIa mengklaim para investor global memberikan respons positif terhadap kebijakan serta agenda reformasi pasar modal yang tengah disiapkan pemerintah Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berbicara dalam dua hari terakhir ini dengan para investor luar. Responsnya mereka juga memahami, mengerti, dan mereka memberikan sinyal yang positif karena beberapa reform yang akan dilakukan," ujar Rosan saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (1/2).Ia meyakini sentimen positif tersebut akan berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan.
"Insyaallah saya yakin hari Senin dan berikutnya pasar modal kita akan rebound dan berjalan dengan baik," kata dia.Menurut Rosan, salah satu kebijakan yang mendapat respons positif dari investor asing adalah rencana peningkatan batas minimum free float saham menjadi 15 persen.Namun demikian, investor global juga menyampaikan masukan terkait ketentuan keterbukaan kepemilikan saham.Rosan menyebut investor asing mengusulkan agar ambang batas keterbukaan kepemilikan saham di atas 5 persen diturunkan menjadi 1 persen hingga 2 persen agar sejalan dengan praktik di negara lain."Mereka bilang kalau bisa itu diturunkan, tidak hanya di batas 5 persen. Di beberapa negara seperti India 1 persen, yang lain 2 persen," ujarnya."Karena kan kita lebih bicarakan floating ke market-nya itu 15 persen, tapi faktor keterbukaannya itu mereka ingin diturunkan ke level yang paling tidak sesama dengan negara lainnya," lanjut pria yang pernah menjadi Duta Besar RI untuk AS dan Ketua Umum Kadin itu.
Masukan tersebut, lanjut Rosan, telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).Menurutnya, peningkatan transparansi kepemilikan saham akan memperkuat pembentukan harga yang wajar di pasar."Itu salah satu masukan dari investor luar yang saya terima. Kalau itu dijalankan, mereka akan semakin confidence dengan pasar kita," kata Rosan. (lau/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260201194756-78-1323432/temui-investor-asing-rosan-danantara-pede-besok-ihsg-ngegas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Asuransi Bencana: Cara Kerja, Tips Memilih, hingga Kisaran Premi
14 Feb 2026
Jelang Ramadan, Harga Minyakita di Tangerang Tembus Rp17.500 per Liter
14 Feb 2026
Tips Berlibur Nyaman dan Aman Jelang Libur Panjang
14 Feb 2026
AS Izinkan 5 Perusahaan Minyak Raksasa Beroperasi di Venezuela
13 Feb 2026
Jejak Inovasi Huawei Pimpin Smartphone Lipat, dari Mate X ke Mate X7
13 Feb 2026
Bos Badan Gizi Klaim MBG Dorong Uang Beredar Rp29 T