Masih Terpuruk, IHSG Sesi I Anjlok 5,31 Persen ke 7.887
Judul: Masih Terpuruk, IHSG Sesi I Anjlok 5,31 Persen ke 7.887 Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Senin (2/2). Pada penutupan perdagangan sesi per...
Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Senin (2/2). Pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, indeks turun 5,31 persen ke 7.887.Melansir RTI Infokom, transaksi saham mencapai Rp18,94 triliun dengan volume perdagangan tembus 35 miliar lembar saham. Sementara frekuensi transaksi sebanyak 2,08 juta kali.Sepanjang sesi pertama perdagangan, sebanyak 715 saham melemah, 65 naik, sedangkan 33 lainnya stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi ini, IHSG sempat turun hingga 5,08 persen ke level 7.906 pada pukul 09.18 WIB. Sebanyak 596 saham berada di zona merah, 53 saham berpotensi naik dan 59 saham stagnan.Lihat Juga :Mensesneg Ungkap Respons Prabowo Terhadap IHSG Ambruk 8 Persen
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi. Hal itu dikarenakan sentimen pasar masih cenderung wait and see terhadap pertemuan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait ketentuan transparansi data free float."Di sisi lain juga dibebani oleh emiten-emiten konglomerasi dan juga emiten gold related di mana harga emas dunia yang terkoreksi," ujar Herditya saat dihubungi .com, Senin (2/2).Ia menyampaikan potensi trading halt masih dapat dicermati ke depannya lantaran emiten perbankan berkapitalisasi besar masih bergerak menguat."Saat ini batasan trading halt berada di angka 8 persen, nanti kita dapat cermati ke depannya, karena kalau kita lihat saat ini emiten perbankan berkapitalisasi big caps (besar) masih bergerak menguat," tambahnya.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan tekanan di pasar saham cenderung melakukan aksi trading jangka pendek. Hal ini karena memanfaatkan kenaikan IHSG akhir pekan lalu."Saat ini pasar dalam penantian hasil pertemuan dari pihak pejabat Bursa (BEI) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan pihak MSCI terkait transparansi data struktur pemegang saham dan aturan free float kemarin," ujar Ivan kepada .com, Senin (2/2).Ivan memproyeksi peluang adalah penutupan sementara perdagangan (trading halt) cenderung masih akan kecil, tidak seperti pekan lalu. Namun, Ivan menegaskan tidak menutup kemungkinan jika terjadi trading halt jika ada sentimen negatif lain."Peluang trading halt mestinya kecil ya, tidak seperti pekan lalu. Meski tidak menutup kemungkinan jika ada tiba-tiba ada sentimen negatif lain," pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (sfr/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260202120705-92-1323612/masih-terpuruk-ihsg-sesi-i-anjlok-531-persen-ke-7887
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Asuransi Bencana: Cara Kerja, Tips Memilih, hingga Kisaran Premi
14 Feb 2026
Jelang Ramadan, Harga Minyakita di Tangerang Tembus Rp17.500 per Liter
14 Feb 2026
Tips Berlibur Nyaman dan Aman Jelang Libur Panjang
14 Feb 2026
AS Izinkan 5 Perusahaan Minyak Raksasa Beroperasi di Venezuela
13 Feb 2026
Jejak Inovasi Huawei Pimpin Smartphone Lipat, dari Mate X ke Mate X7
13 Feb 2026
Bos Badan Gizi Klaim MBG Dorong Uang Beredar Rp29 T