Wakil Baru Purbaya Janji Jaga Defisit APBN 3 Persen PDB: Harga Mati
Judul: Wakil Baru Purbaya Janji Jaga Defisit APBN 3 Persen PDB: Harga Mati Jakarta, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defis...
Jakarta, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).Wakil baru Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang baru dilantik Kamis lalu (5/2) itu menekankan ketentuan 3 persen tersebut sebagai batas yang tidak bisa ditawar."Kita jaga 3 persen (PDB) itu harga mati," ujar Juda usai menghadiri acara CNBC Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komitmen tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang mengatur disiplin fiskal, termasuk batasan defisit dan rasio utang pemerintah. Dalam aturan tersebut, batas maksimal rasio utang pemerintah pusat ditetapkan sebesar 60 persen terhadap PDB.Lihat Juga :KAI Siap Perpanjang Rute KRL ke 5 Kota Tahun Ini, Mana Saja?
Berdasarkan realisasi hingga akhir 2025, defisit APBN tercatat melebar dari target awal 2,53 persen menjadi 2,92 persen terhadap PDB, setara Rp695,1 triliun.Sementara itu, Undang-Undang APBN menetapkan target defisit fiskal 2026 berada di level 2,68 persen terhadap PDB.Pernyataan Juda disampaikan di tengah sorotan lembaga pemeringkat global Moody's yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan peringkat Indonesia di level Baa2 atau satu tingkat di atas batas investment grade.
Dalam laporannya, Moody's menekankan pentingnya menjaga prediktabilitas kebijakan, kualitas komunikasi publik, serta penguatan koordinasi antarkementerian dan lembaga di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola ekonomi yang sedang berlangsung.Moody's juga menyoroti perlunya memperkuat basis penerimaan negara guna menopang belanja prioritas pemerintah dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi ke depan.Sementara itu, lembaga pemeringkat lainnya, S&P Global, hingga kini masih mempertahankan outlook stabil untuk Indonesia dan belum merilis pembaruan penilaian terbarunya.[Gambas:Video CNN] (lau/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260211064100-532-1326851/wakil-baru-purbaya-janji-jaga-defisit-apbn-3-persen-pdb-harga-mati
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Menhub Ungkap Prabowo Minta Garuda Gaet Saudia untuk Alasan Ini
09 Apr 2026
Pengusaha Soal Wacana Penghentian Restitusi Pajak: Perlu Dikaji Ulang
09 Apr 2026
Nasabah Bisa Manfaatkan Flexi Gold di Tengah Fluktuasi Harga Emas
09 Apr 2026
FOTO: Distribusi Pembagian Bantuan Pangan
09 Apr 2026
PLN Umumkan Listrik Jakarta Sudah 100 Persen Menyala
09 Apr 2026
Dampak Perang Timur Tengah mulai Mencekik Pedagang RI