Rupiah Menguat Rp16.768 per Dolar AS Pagi ini
Judul: Rupiah Menguat Rp16.768 per Dolar AS Pagi ini Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.768 per dolar AS pada Rabu (11/2) pagi. Mata uang Garuda menguat 43 poin atau...
Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.768 per dolar AS pada Rabu (11/2) pagi. Mata uang Garuda menguat 43 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,23 persen, baht Thailand menguat 0,20 persen, yuan China melemah 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,15 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,06 persen.
Lihat Juga :
Prajogo Pangestu hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Ada Apa?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,03 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,07 persen, poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dan franc Swiss menguat 0,04 persen.
Senada, dolar Australia juga menguat 0,31 persen, dan dolar Kanada menguat 0,10 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah menguat terhadap dolar AS yang masih tertekan setelah data penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan.
"Penguatan diperkirakan terbatas, investor cenderung wait and see mengantisipasi data pekerjaan AS NFP malam ini," ujar Lukman kepada .com.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.750 per dolar AS - Rp16.850 per dolar AS.
(del/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260211091925-78-1326906/rupiah-menguat-rp16768-per-dolar-as-pagi-ini
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Menhub Ungkap Prabowo Minta Garuda Gaet Saudia untuk Alasan Ini
09 Apr 2026
Pengusaha Soal Wacana Penghentian Restitusi Pajak: Perlu Dikaji Ulang
09 Apr 2026
Nasabah Bisa Manfaatkan Flexi Gold di Tengah Fluktuasi Harga Emas
09 Apr 2026
FOTO: Distribusi Pembagian Bantuan Pangan
09 Apr 2026
PLN Umumkan Listrik Jakarta Sudah 100 Persen Menyala
09 Apr 2026
Dampak Perang Timur Tengah mulai Mencekik Pedagang RI