Stok Terbatas, Harga Cabai Rawit di Tangerang Tembus Rp120 Ribu per Kg
Tangerang – Menjelang Ramadan, harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan paling drastis terja...
Berdasarkan pantauan di Pasar Gudang Tigaraksa pada Rabu (11/2) pagi, harga cabai rawit merah melonjak dari harga normal sekitar Rp60.000 menjadi Rp120.000 per kg. Demikian pula, cabai rawit hijau naik dari kisaran Rp30.000 menjadi Rp60.000 per kg.
Selain itu, cabai merah keriting dan bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kg. Beberapa sayuran lain seperti tomat, terong ungu, timun, dan pare kini dijual Rp15.000 per kilogram, naik dari harga normal sekitar Rp8.000-an.
Hendi, seorang pedagang sayur di Pasar Gudang, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini terjadi secara bertahap selama satu bulan terakhir. Ia menyebut, lonjakan harga dipicu oleh menipisnya stok di tengah tingginya permintaan menjelang perayaan Imlek dan Ramadan. "Harga yang tinggi itu cabai, bawang, timun, tomat pada naik semua. Cabai rawit merah Rp120 ribu sekilo, normalnya Rp60 ribu," ujar Hendi.
Kondisi harga komoditas yang terus merangkak naik ini, menurut Hendi, berdampak pada penurunan drastis daya beli masyarakat. "Untuk omzet agak menurun sekitar 50 persen, karena konsumen banyak yang ngeluh. Biasanya beli sekilo, sekarang beli seperempat," ungkapnya.
Yuyun (43), seorang konsumen, merasakan langsung dampak kenaikan harga ini. Ia terpaksa mengurangi pembelian bahan pangan agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. "Kalau cabai naik rasanya berat. Kadang jadi jarang masak dan memilih beli makanan jadi," ujarnya. Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan agar tidak semakin membebani masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudihartono, mengakui bahwa ketersediaan cadangan komoditas cabai di wilayahnya saat ini sangat terbatas. Ujang menegaskan pihaknya sedang berupaya menjaga kestabilan stok cadangan, mengingat tren permintaan masyarakat selalu melonjak saat Ramadan. "Kita sudah komunikasi juga dengan teman-teman petani khususnya, juga dengan produsen di luar Tangerang untuk bisa mengantisipasi jika terjadi ada lonjakan yang sangat tinggi," terang Ujang.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260211151159-92-1327094/stok-terbatas-harga-cabai-rawit-di-tangerang-tembus-rp120-ribu-per-kg
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Putihkan Piutang BPJS Kesehatan, Purbaya Klaim Sudah Transfer Rp20 T
13 Feb 2026
Luncurkan JConnect 3 Tahun Ini, Bank Jatim Targetkan 2 Juta Pengguna
13 Feb 2026
Unilever Raup Rp8,5 T usai Jual Bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi
13 Feb 2026
Sampoerna Gandeng 22 Ribu Petani Cengkih-Tembakau Pasok Bahan Baku
13 Feb 2026
Strategi Sampoerna Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional
13 Feb 2026
Harga Minyak Meluncur Dua Pekan Beruntun saat Konflik Iran Surut