Rupiah Melemah ke Rp16.813 Pagi Ini
Judul: Rupiah Melemah ke Rp16.813 Pagi Ini Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.813 per dolar AS pada Kamis (12/2) pagi. Mata uang Garuda melemah 27 poin atau 0,16 per...
Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.813 per dolar AS pada Kamis (12/2) pagi. Mata uang Garuda melemah 27 poin atau 0,16 persen dari perdagangan sebelumnya.Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,14 persen, baht Thailand menguat 0,07 persen, yuan China menguat 0,13 persen, peso Filipina menguat 0,08 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,05 persen.Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,03 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,05 persen, dan franc Swiss menguat 0,12 persen.Lihat Juga :Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Caranya
Senada, dolar Australia juga menguat 0,24 persen, dan dolar Kanada menguat 0,04 persen.Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah melemah setelah data tenaga kerjanya ternyata lebih baik dari perkiraan."Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan AS NFP yang lebih kuat dari perkiraan," ujar Lukman kepada .com.Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.750 per dolar AS - Rp16.850 per dolar AS.[Gambas:Video CNN] (ldy/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260212091627-78-1327350/rupiah-melemah-ke-rp16813-pagi-ini
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Purbaya Respons Isu Separuh Utang Whoosh Bakal Dibayar Pakai APBN
13 Feb 2026
Ekosistem Industri Tembakau, Ribuan Tenaga Kerja hingga Petani
13 Feb 2026
Bapanas Buka Suara soal Harga Gula Cabai Naik
13 Feb 2026
Moratorium CHT dan Tantangan Rokok Ilegal, Pengawasan Jadi Kunci
13 Feb 2026
Pengusaha RI Bakal Ikut Perundingan Tarif AS Pekan Depan
13 Feb 2026
Melihat Konsistensi Sampoerna untuk Lonjakkan Penerimaan Negara