3 Hal Dibahas BEI-KSEI Bareng MSCI Demi Jaga IHSG
Judul: 3 Hal Dibahas BEI-KSEI Bareng MSCI Demi Jaga IHSG Jakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menggelar pertemuan dengan pen...
Jakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menggelar pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI secara daring di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Rabu (11/2).Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pembahasan berlangsung konstruktif. Namun, ia menegaskan detail maupun kesimpulan pertemuan tidak dapat diungkapkan ke publik karena bersifat rahasia."Pertemuan berlangsung secara konstruktif, seperti juga pertemuan-pertemuan sebelumnya. Kita membahas detail dari tiga rencana aksi yang sudah kita sampaikan sebelumnya," ujar Jeffrey dalam konferensi pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga rencana aksi self regulatory organization (SRO) yang dipaparkan meliputi, pertama, peningkatan transparansi melalui pengungkapan pemegang saham di atas 1 persen. Kedua, penyajian data investor yang lebih granular dengan pengelompokan ke dalam 28 kategori, serta progres kenaikan batas minimal saham beredar di publik (free float) dari 7,5 persen menjadi 15 persen.Lihat Juga :Prabowo Marah Besar Dapat Peringatan MSCI soal Pasar Modal RI
Ketiga, BEI juga berencana menerbitkan daftar saham yang terindikasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi (shareholders concentration list). Skema tersebut disebut mengacu pada praktik yang telah diterapkan di Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX)."Dengan implementasi ini akan lebih meningkatkan transparansi dan integritas pasar kita ke depannya," kata Jeffrey.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama SRO telah menggelar pertemuan virtual dengan MSCI pada 2 Februari 2026. Dalam pertemuan itu, otoritas menargetkan percepatan implementasi kenaikan batas free float menjadi 15 persen paling lambat Maret 2026.Pertemuan tersebut dihadiri Pejabat Pengganti Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, serta Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat.[Gambas:Video CNN] (lau/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260212123147-92-1327426/3-hal-dibahas-bei-ksei-bareng-msci-demi-jaga-ihsg
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Purbaya Respons Isu Separuh Utang Whoosh Bakal Dibayar Pakai APBN
13 Feb 2026
Ekosistem Industri Tembakau, Ribuan Tenaga Kerja hingga Petani
13 Feb 2026
Bapanas Buka Suara soal Harga Gula Cabai Naik
13 Feb 2026
Moratorium CHT dan Tantangan Rokok Ilegal, Pengawasan Jadi Kunci
13 Feb 2026
Pengusaha RI Bakal Ikut Perundingan Tarif AS Pekan Depan
13 Feb 2026
Melihat Konsistensi Sampoerna untuk Lonjakkan Penerimaan Negara