Ekonomi 13 Feb 2026 1 views

Canda Purbaya soal Margin Bunga Bank RI: Tertinggi di Dunia - Akhirat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti tingginya Net Interest Margin (NIM) atau pendapatan bunga bersih bank di Indonesia. Menurutnya, ini adalah masalah yang sudah berlan...

Canda Purbaya soal Margin Bunga Bank RI: Tertinggi di Dunia - Akhirat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti tingginya Net Interest Margin (NIM) atau pendapatan bunga bersih bank di Indonesia. Menurutnya, ini adalah masalah yang sudah berlangsung lama dan perlu diperhatikan.

"Ini kan masalah di perbankan kita sudah (lama) mungkin 30 tahun, 40 tahun seperti ini di mana Net Interest Margin kita besar, tertinggi, di dunia, dan akhirat," ujar Purbaya berkelakar, yang disambut tawa hadirin dalam acara Economic Outlook di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2).

Purbaya menilai struktur perbankan Indonesia cenderung oligopolis, yang menjadi salah satu penyebab lambatnya penurunan suku bunga.

"Kalau saya lihat sebagai ekonom ya, struktur perbankan kita cenderung oligopolis. Harusnya bank sentral yang mengatur itu, saya enggak tahu gimana caranya, tetapi harusnya ada cara untuk menurunkan seperti itu," jelasnya.

Namun, Purbaya menambahkan bahwa kondisi sudah membaik setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan. Ia yakin ruang penurunan suku bunga akan semakin terbuka seiring dengan likuiditas yang memadai.

"Empat bulan itu sudah kelihatan perbaikan arah ekonominya gara-gara bank sentral menurunkan bunga. Sekarang ditambah lagi kita pastikan likuiditas cukup di pasar. Jadi harusnya ruang ke arah bunga yang lebih rendah akan terbuka lagi," ujarnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rata-rata NIM industri perbankan RI pada Desember 2025 tercatat 4,56 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 4,62 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260213135739-78-1327872/canda-purbaya-soal-margin-bunga-bank-ri-tertinggi-di-dunia-akhirat
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.