Ekonomi 15 Feb 2026 8 views

Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi

Judul: Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi 25 Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi REUTERS Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB Warga Pakistan...

Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
Judul: Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi

25
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
25
25
25
25
25
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
Ramai Pasar Pakistan Jelang Ramadan Meski Dicekik Inflasi
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
REUTERS
REUTERS
Minggu, 15 Feb 2026 13:06 WIB
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Warga Pakistan memadati pasar pada Jumat (13/2) dan Sabtu (14/2) untuk berbelanja kebutuhan menjelang Ramadan, di tengah kenaikan harga akibat inflasi.
Pakistan mengalami lonjakan inflasi tertinggi di Asia pada 2023, yang mencapai sekitar 40 persen.
Kondisi itu dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupee, kenaikan biaya bahan bakar, serta penyesuaian harga yang terkait dengan reformasi yang didukung Dana Moneter Internasional (IMF).
Meski inflasi telah melambat menjadi 5,8 persen, para analis memperingatkan potensi tekanan harga tambahan akibat perubahan tarif listrik.
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260215115722-536-1328409/ramai-pasar-pakistan-jelang-ramadan-meski-dicekik-inflasi
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.