Grab Klaim Jadi Bantalan Sosial dengan 50% Mitranya Mantan Korban PHK
Judul: Grab Klaim Jadi Bantalan Sosial dengan 50% Mitranya Mantan Korban PHK Jakarta, Grab Indonesia mencatat sekitar 50 persen mitra pengemudi ojek online (ojol) di bawah naungan...
Jakarta, Grab Indonesia mencatat sekitar 50 persen mitra pengemudi ojek online (ojol) di bawah naungan perusahaan merupakan mantan korban pemutusan hubungan kerja (PHK).Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan kondisi ini menunjukkan peran platform Grab sebagai bantalan sosial bagi masyarakat yang terdampak akibat gejolak ekonomi."50 persen atau satu dari dua mitra pengemudi ojol Grab sebelumnya adalah korban PHK. Ini juga yang kami sebutkan bahwa Grab itu menjadi bantalan sosial," ujar Neneng dalam konferensi pers di Roemah Kuliner, Jakarta Pusat, Kamis (26/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Grab mencatat jumlah mitra pengemudi sejak 2015 mencapai 3,7 juta orang. Meski begitu, hanya 700-800 ribu mitra atau sekitar 19-20 persen yang aktif bekerja per satu bulan tertentu.Lihat Juga :Ojol Tuntut BHR Setara UMP Jakarta Rp5,7 Juta, Singgung Diskriminasi
Neneng menerangkan jumlah mitra aktif bersifat dinamis dan tak selalu melibatkan individu yang sama setiap bulan. Artinya, sebagian mitra hanya aktif pada waktu tertentu untuk mendapatkan penghasilan tambahan."Makanya ini adalah fleksibilitas yang diberikan oleh Grab untuk semua mitranya. Jumlah mitra yang menarik bersifat struktur aktif," terangnya.Sebanyak lebih dari 80 persen mitra GrabBike tidak menjadikannya pekerjaan utama sedangkan sekitar 67 persen mitra GrabCar menjadikannya sebagai penghasilan sampingan."Banyak yang setelah pulang kerja, ikut menarik penumpang dalam perjalanan pulang untuk menambah uang bensin," kata Neneng.Namun, terdapat juga mitra yang memanfaatkan Grab sebagai penghasilan utama. Neneng mengungkapkan terdapat mitra GrabBike mampu memiliki pendapatan di atas Rp10 juta per bulan dengan rata-rata 28 pesanan dalam sehari.Lebih lanjut, profil mitra Grab juga beragam, seperti kepala keluarga, mantan karyawan yang beralih profesi, ibu rumah tangga, sampai pekerja lepas atau freelance yang memanfaatkan waktu luang.Neneng menyampaikan, mitra yang memanfaatkan Grab untuk mendapatkan penghasilan tambahan biasanya bisa memperoleh Rp1 juta sampai Rp4 juta per bulan di luar pekerjaan utamanya.[Gambas:Video CNN] (fln/ins)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260227062228-92-1332297/grab-klaim-jadi-bantalan-sosial-dengan-50-mitranya-mantan-korban-phk
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
BPH Migas Jamin Stok Bensin-Avtur Aman, Serapan Masih di Bawah Kuota
09 Apr 2026
Lindungi Lokal, KPPI Selidiki Perpanjangan TPP Produk Impor Evaporator
09 Apr 2026
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu Jadi Rp2,850 Juta per Gram
09 Apr 2026
Layu Lagi, Rupiah Masih Betah di Level Rp17 Ribu Pagi Ini
09 Apr 2026
Harga Minyak Naik 2,7 Persen ke US$97 Meski AS-Iran Gencatan Senjata
09 Apr 2026
Danantara Merger Pabrik Gula ID Food ke Sugar Co, Target Kuasai Pasar