Ekonomi 07 Mar 2026 6 views

Curhat Wakil BGN Sempat 'Ngemis' ke Mitra Demi Bangun SPPG

Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengungkapkan bahwa pada awal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya menghadapi tantangan besar dalam mengaja...

Curhat Wakil BGN Sempat 'Ngemis' ke Mitra Demi Bangun SPPG
Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengungkapkan bahwa pada awal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya menghadapi tantangan besar dalam mengajak mitra untuk membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sony menceritakan bahwa selama satu tahun terakhir, program MBG telah mengalami banyak dinamika. "Setahun ini kalau saya ibaratkan permen nano-nano ya, rasanya banyak-banyak. Kenapa? Karena dinamikanya ya," ujar Sony dalam BGN Talks di kanal YouTube BGN pada Kamis (5/3).

Ia menjelaskan bahwa pada awal program, sangat sulit untuk meyakinkan masyarakat agar bergabung menjadi mitra. Sony bahkan mengaku harus "ngemis-ngemis" untuk meyakinkan mitra agar mendukung MBG. Berkat upaya tersebut, akhirnya terbentuk 190 SPPG pada 6 Januari 2025.

"Saya masih ingat betul Januari tahun 2025, itu betapa susah kita meyakinkan masyarakat untuk bergabung mendukung program ini. Sampai harus ngemis-ngemis, telepon-telepon meyakinkan, dan akhirnya ada 190 SPPG pada 6 Januari 2025," kenangnya.

Namun, kondisi saat ini telah berbalik. Sony menyebut bahwa kini BGN justru kesulitan membendung antusiasme masyarakat dalam membangun SPPG. Setelah satu tahun dua bulan program MBG berjalan, saat ini telah terbentuk sekitar 24.600 SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia.

"Sekarang kesulitan bukan kesulitan mencari, kesulitan membendung animo masyarakat yang demikian tinggi. Sangat-sangat tinggi ya dan Alhamdulillah dalam waktu cepat, sekarang sudah satu tahun dua bulan, itu 24.600 hari ini SPPG," kata Sony.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260307135433-92-1335376/curhat-wakil-bgn-sempat-ngemis-ke-mitra-demi-bangun-sppg
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.