Ekonomi 13 Mar 2026 4 views

BPS Duga Alasan Orang Mudah Salahkan Data Statistik Gegara Tak Paham

Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menduga bahwa banyak orang mudah menyalahkan data statistik karena kurang memahami proses di baliknya. Menu...

BPS Duga Alasan Orang Mudah Salahkan Data Statistik Gegara Tak Paham
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menduga bahwa banyak orang mudah menyalahkan data statistik karena kurang memahami proses di baliknya. Menurutnya, statistik bukan sekadar angka hasil perhitungan sederhana, melainkan melalui proses yang panjang dan melibatkan sumber daya manusia dengan latar belakang pendidikan khusus, seperti lulusan Politeknik Statistika STIS.

Sonny mengungkapkan keheranannya terhadap pihak-pihak yang dengan mudah menilai data statistik tidak berkualitas atau bahkan mengklaim mampu menghasilkan data yang lebih baik. Ia menekankan perlunya literasi statistik untuk mengatasi anggapan tersebut, karena "orang bisa dengan mudahnya menyalahkan data karena kekurangpahaman terhadap data."

Lebih lanjut, Sonny menegaskan bahwa kualitas data statistik Indonesia telah diakui secara internasional. Ia mencontohkan kunjungan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan United Nations Statistics Division (UNSD), unit kerja PBB yang mengoordinasikan kantor statistik nasional di seluruh dunia. Dalam pertemuan tersebut, Pelaksana Tugas Direktur UNSD, Shantanu Mukherjee, menyampaikan apresiasi terhadap kualitas data statistik Indonesia.

Selain itu, Amalia juga ditetapkan sebagai Chair Governing Board International Comparison Program (ICP). ICP adalah program kolaborasi lebih dari 170 negara yang dikelola oleh World Bank, bertujuan untuk menghasilkan ukuran ekonomi standar guna membandingkan ukuran ekonomi dan tingkat harga antarnegara, salah satunya adalah Purchasing Power Parity (PPP). Governing Board (GB) sendiri merupakan badan tertinggi dalam program ini yang bertugas mengawasi dan memberikan arahan strategis.

"Jadi, peran Indonesia di dunia juga tidak main-main. Mereka melihat bagaimana kita menghasilkan data statistik dengan sungguh-sungguh," ujar Sonny.

Ia juga menyebut bahwa Amalia sempat menandatangani kerja sama dengan Kepala BPS Brasil di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Sonny sendiri telah bertemu dengan pejabat statistik dari berbagai negara, seperti Kementerian Statistik dan Implementasi Program (MoSPI) India serta Kepala BPS Kazakhstan. Ia juga mempresentasikan sistem statistik Indonesia di hadapan para kepala lembaga statistik negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang turut mengapresiasi data statistik yang dihasilkan Indonesia.

"Jadi, BPS menghasilkan data dengan proses yang terstandar secara internasional dan tidak main-main," pungkas Sonny.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260313091149-92-1337546/bps-duga-alasan-orang-mudah-salahkan-data-statistik-gegara-tak-paham
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.