Ekonomi 14 Mar 2026 5 views

PLN Siagakan Posko 24 Jam dan SPKLU di Jalur Mudik Jawa-Bali

PT PLN (Persero) telah menyiapkan Posko Siaga dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik strategis Jawa-Bali untuk mendukung perjalanan pemudik pengguna ke...

PLN Siagakan Posko 24 Jam dan SPKLU di Jalur Mudik Jawa-Bali
PT PLN (Persero) telah menyiapkan Posko Siaga dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik strategis Jawa-Bali untuk mendukung perjalanan pemudik pengguna kendaraan listrik selama Lebaran 2026. Dua titik utama yang menjadi fokus adalah Anjungan Betutu Gilimanuk di Bali dan Grand Watu Dodol di Banyuwangi, yang merupakan lokasi transit penting.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, meninjau SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk pada Jumat, 13 Maret. Ia menjelaskan bahwa posko yang disiapkan PLN tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi pemudik. Fasilitas yang disediakan meliputi area rehat, makanan ringan, dan ruang tunggu.

Kawasan Gilimanuk dipilih karena posisinya sebagai titik penyeberangan utama Jawa-Bali dan pusat kuliner lokal, memungkinkan pengendara beristirahat sambil menikmati hidangan khas. Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, menambahkan bahwa fasilitas di Anjungan Betutu Gilimanuk dilengkapi dengan charger berkapasitas 180 kW dengan dua *nozzle* untuk dua mobil sekaligus, serta charger 22 kW untuk kendaraan listrik tertentu seperti Wuling. Selain itu, tersedia enam unit SPKLU khusus kendaraan listrik roda dua.

Elashinta juga menyebutkan bahwa jaringan SPKLU di Bali Barat dan Bali Utara terus diperluas, dengan total 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat yang memiliki 24 mesin *charger*. PLN juga menyiapkan SPKLU tambahan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Negara dan beberapa titik strategis lainnya di Bali.

Di Pulau Jawa, PLN mengoperasikan Posko Siaga SPKLU di Grand Watu Dodol Banyuwangi, yang menjadi titik pengisian daya terakhir sebelum menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Adi Priyanto mencatat peningkatan antusiasme pengguna kendaraan listrik setiap tahun, dengan penghematan biaya operasional hingga 60 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.

PLN menyiagakan petugas selama 24 jam di setiap posko SPKLU strategis selama periode Ramadan dan Idulfitri, dengan tiga *shift* dan dua personel per *shift*. Posko ini juga terintegrasi dengan kepolisian dan operator pelabuhan untuk pemantauan arus mudik terpadu dan respons cepat terhadap kendala.

Pengguna kendaraan listrik juga dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk perencanaan perjalanan. Vinny, salah satu pengguna, menyatakan bahwa aplikasi ini memudahkan pencarian titik SPKLU dan perencanaan *trip plan* untuk menghindari kehabisan baterai. Aplikasi PLN Mobile menyediakan fitur *Trip Planner*, *AntreEV* untuk memantau antrean pengisian daya, serta *hotline* layanan 24 jam melalui WhatsApp di nomor 08777-11-12-123.

PLN juga menyiapkan layanan darurat bagi pemudik yang kehabisan daya di perjalanan. Petugas dapat dihubungi melalui Call Center 123 atau fitur pengaduan di PLN Mobile untuk memberikan bantuan *mobile charging* hingga kendaraan mencapai SPKLU terdekat.

Adi Priyanto berharap kesiapan posko siaga, jaringan SPKLU, dan dukungan layanan digital dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik selama mudik Lebaran 2026, sehingga mereka dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260314162919-625-1338056/pln-siagakan-posko-24-jam-dan-spklu-di-jalur-mudik-jawa-bali
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.