Ekonomi 16 Mar 2026 6 views

Pertamina Siagakan 200 Mobil Tangki BBM di SPBU Jalur Mudik

PT Pertamina Patra Niaga (Persero) menyiagakan sekitar 200 unit mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) di berbagai lokasi strategis selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini di...

Pertamina Siagakan 200 Mobil Tangki BBM di SPBU Jalur Mudik
PT Pertamina Patra Niaga (Persero) menyiagakan sekitar 200 unit mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) di berbagai lokasi strategis selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan energi bagi para pemudik.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menjelaskan bahwa penempatan mobil tangki ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi dan potensi kemacetan, terutama di jalur tol serta area wisata. "Ada sekitar 200 unit mobil storage standby di beberapa titik. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan khususnya di jalan tol," kata Eko dalam Konferensi Pers Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 pada Senin (16/3).

Menurut Eko, mobil tangki siaga disiapkan agar pasokan BBM dapat segera ditambah jika stok di SPBU menipis akibat lonjakan konsumsi. Setiap titik akan disiagakan minimal satu mobil tangki selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. "Kita siapkan beberapa titik mobil tangki siaga yang sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan gejolak demand, kita sudah menyiapkan mobil tangki untuk bisa build up stock di SPBU ataupun lembaga penyalur lainnya," imbuhnya.

Selain mobil tangki, Pertamina juga menyediakan layanan tambahan seperti BBM modular dan kios Pertamina siaga guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi selama libur Lebaran.

Perusahaan minyak negara ini memperkirakan adanya perubahan konsumsi energi selama masa mudik dibandingkan rata-rata harian normal. Permintaan BBM jenis gasoline diproyeksikan meningkat sekitar 12 persen. Sebaliknya, konsumsi gasoil seperti solar, biosolar, dan dexlite diperkirakan turun sekitar 14,5 persen. Penurunan ini disebabkan oleh kebijakan pembatasan transportasi barang yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia. "Ini juga menurunkan konsumsi BBM biosolar untuk sektor logistik," jelas Eko.

Kebutuhan energi lain juga diprediksi mengalami peningkatan. Konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 4-5 persen. Sementara itu, bahan bakar pesawat atau avtur diproyeksikan meningkat 2,8 persen seiring bertambahnya penerbangan tambahan dari maskapai di berbagai bandara besar. Adapun konsumsi minyak tanah atau kerosin diperkirakan naik sekitar 4,2 persen, terutama karena masih banyak digunakan masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur.

Pertamina juga kembali menghadirkan tempat istirahat bagi pemudik yang disebut Serambi MyPertamina, yang tersebar di 43 titik, termasuk di Rest Area Km57 Tol Jakarta-Cikampek. Di Serambi ini, masyarakat dapat beristirahat gratis dan menikmati fasilitas seperti mesin pijat, musala, hingga ruang laktasi, hanya dengan mendaftar melalui aplikasi MyPertamina. "Jadi ini bagian yang kami siapkan untuk kepentingan menyediakan layanan kepada konsumen, pelanggan, dan masyarakat Indonesia. Supaya lebih nyaman pada saat beraktivitas mudik maupun pada saat arus balik," terang Eko.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260316153850-85-1338678/pertamina-siagakan-200-mobil-tangki-bbm-di-spbu-jalur-mudik
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.