Penjualan Tiket Lebaran KAI Tembus 3,5 Juta Jelang Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 telah mencapai 3,5 juta tiket per Kamis (19/3) pagi. Angka ini menunjukkan peningkatan mob...
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa hingga pukul 10.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 3.596.042, atau sekitar 79,9 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang tersedia untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
"Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat sejak pertengahan Maret," kata Anne. Ia menambahkan bahwa peningkatan penjualan terutama terjadi pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota.
Untuk layanan kereta api jarak jauh, tiket yang telah terjual mencapai 3.219.131 atau sekitar 90,1 persen dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal tercatat sebanyak 376.911 tiket atau 40,7 persen dari total 926.936 tempat duduk yang disediakan. KAI menyatakan bahwa ketersediaan tiket KA lokal masih cukup banyak karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan.
Selama delapan hari pertama masa angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 18 Maret 2026, layanan kereta api jarak jauh telah melayani 1.331.217 penumpang. Jumlah ini menunjukkan bahwa arus mudik sudah mulai bergerak sejak awal periode dan terus meningkat dari hari ke hari. Bahkan, pada Rabu (18/3), jumlah pelanggan mencapai 205.824 orang dalam satu hari, menjadi volume tertinggi sejauh ini.
Untuk Kamis (19/3), KAI memperkirakan jumlah penumpang tetap tinggi. Hingga pagi hari, tercatat 181.624 pelanggan telah dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 111,1 persen. Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena adanya pola perjalanan dinamis dalam satu rangkaian kereta. "Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda," jelasnya.
KAI mencatat beberapa kereta dengan tingkat permintaan tinggi selama periode Lebaran, di antaranya KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta. Meskipun demikian, masyarakat masih memiliki peluang mendapatkan tiket melalui alternatif relasi, jadwal berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan.
KAI juga mengimbau calon penumpang untuk lebih fleksibel dalam memilih tanggal perjalanan serta memanfaatkan layanan kereta sambungan (connecting train) agar peluang memperoleh tiket semakin besar.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260319134619-92-1339641/penjualan-tiket-lebaran-kai-tembus-35-juta-jelang-lebaran-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
OJK Catat Kredit Februari 2026 Naik 9,37% Menjadi Rp8,56 T
07 Apr 2026
Bahlil Sebut Stok LPG Aman: Impor Dialihkan dari Timur Tengah
07 Apr 2026
Purbaya Endus Kebocoran di Balik Restitusi Pajak 2025 Rp360 Triliun
07 Apr 2026
Purbaya Endus Kebocoran Dibalik Restitusi Pajak 2025 Rp360 Triliun
06 Apr 2026
Per Februari 2026, Rp1,65 Triliun KUR Syariah BSI Jangkau 11 Ribu UMKM
06 Apr 2026
Lesu di Penghujung Kuartal I, IHSG Maret Ambles 14,4% ke 7.048