Wacana WFH Sepekan Sekali, Purbaya Taksir Segini Penghematannya
Judul: Wacana WFH Sepekan Sekali, Purbaya Taksir Segini Penghematannya Jakarta, Rencana pemerintah untuk mengkaji penerapan kebijakan work from home (WFH) minimal satu hari dalam...
Jakarta, Rencana pemerintah untuk mengkaji penerapan kebijakan work from home (WFH) minimal satu hari dalam sepekan direspons Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kebijakan tersebut masih dalam tahap perumusan dan akan segera diumumkan kepada publik.
"Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden pada saat sidang kabinet paripurna bahwa kita sedang merumuskan beberapa kebijakan dalam rangka untuk kita mulai menyadari bahwa kita semua harus bersama-sama untuk mengefisienkan diri kita dalam hal bekerja," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Sabtu (21/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan wacana tersebut bukan karena pasokan BBM bermasalah.
Lihat Juga :
WFH Imbas Harga Minyak Naik, Anggota DPR Ingatkan Kajian Komprehensif
"Bukan berarti ada masalah terhadap pasokan BBM, sebagaimana yang terus kita sampaikan bahwa insyaallah pasokan BBM tidak ada masalah, pasokan BBM aman," ujarnya.
Menurut Prasetyo, salah satu opsi yang dikaji adalah penerapan WFH setidaknya satu hari dalam seminggu.
"Salah satu bentuk mungkin akan diberlakukan untuk work from home, paling tidak satu hari dalam satu minggu," kata dia.
Meski demikian, ia menekankan kebijakan tersebut belum final dan masih digodok. Pemerintah juga akan memilah sektor-sektor yang dapat menerapkan kebijakan tersebut.
"Perlu saya luruskan juga bahwa berlakunya nanti untuk sektor-sektor tertentu. Jadi supaya tidak disalahpahami, misalnya sektor yang berbentuk pelayanan, sektor industri, perdagangan tentu itu kan mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan-kebijakan tersebut," ujarnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kebijakan work from anywhere (WFA) usai libur panjang Lebaran berpotensi menekan konsumsi BBM.
Lihat Juga :
Bahlil Sebut Pemerintah Sedang Kaji WFH Demi Hemat Konsumsi BBM
Pemerintah sendiri telah menetapkan kebijakan WFA pada 25-27 Maret 2026.
"Ada hitungan kasar sekali. Bukan saya yang hitung. Mereka hitung (hemat BBM saat WFA)kalau kasar lah sehari, lupa saya. Tapi seperlima-limanya kira-kira 20 persen saya bilang," ujar Purbaya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Sabtu (21/3).
Selain penghematan energi, ia menyebut kebijakan tersebut juga dapat mendorong aktivitas ekonomi, terutama sektor pariwisata.
"Jadi saya pikir tiga hari tuh lumayan tuh. Banyak aktivitas di rumah dan mungkin turisme juga," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (lau/ins)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260321163816-532-1340168/wacana-wfh-sepekan-sekali-purbaya-taksir-segini-penghematannya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Per Februari 2026, Rp1,65 Triliun KUR Syariah BSI Jangkau 11 Ribu UMKM
06 Apr 2026
Lesu di Penghujung Kuartal I, IHSG Maret Ambles 14,4% ke 7.048
06 Apr 2026
Hadapi Krisis, Purbaya Ungkap RI Ogah Ikuti Saran IMF
06 Apr 2026
Menko Airlangga Izinkan Harga Tiket Pesawat Domestik Naik 13 Persen
06 Apr 2026
Direstui Prabowo Caplok PNM, Purbaya Bakal Sulap Jadi Bank UMKM
06 Apr 2026
Purbaya Tepis Isu Kas Negara Seret, BBM Subsidi Dijamin Tak Naik