Saham Garuda Melonjak 15 Persen Meski Merugi, Kok Bisa?
Judul: Saham Garuda Melonjak 15 Persen Meski Merugi, Kok Bisa? Jakarta, Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ditutup menguat signifikan ke level Rp84 pada Kamis (26/3) s...
Jakarta, Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ditutup menguat signifikan ke level Rp84 pada Kamis (26/3) sore atau melonjak 15,07 persen dari penutupan sebelumnya, Rp73.Penguatan ini terjadi meski kinerja keuangan perseroan masih mencatatkan kerugian.Dalam pergerakan intraday, saham GIAA sempat menyentuh level tertinggi Rp96 dan terendah Rp81. Kapitalisasi pasar Garuda Indonesia tercatat sekitar Rp34,20 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi fundamental, Garuda masih membukukan kinerja yang tertekan. Pendapatan perseroan pada periode Desember 2025 tercatat sebesar US$826,25 juta atau turun 3,31 persen secara tahunan (year-on-year).Lihat Juga :IHSG Anjlok 1,89 Persen ke 7.164, 380 Saham Keok
Sementara itu, perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar US$139,95 juta, dengan penurunan hingga 339,17 persen secara tahunan.Kondisi tersebut juga tercermin dari margin laba bersih yang masih negatif di level 16,94 persen yang menunjukkan tekanan terhadap profitabilitas perusahaan masih berlanjut.Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai penguatan saham ini lebih mencerminkan ekspektasi pasar terhadap perbaikan ke depan dibandingkan kinerja saat ini."Kenaikan saham GIAA di tengah laporan pendapatan kuartal IV yang terkontraksi pada dasarnya mencerminkan bahwa pasar saat ini tidak lagi berfokus pada kinerja jangka pendek, melainkan pada prospek perbaikan fundamental jangka menengah," kata Hendra kepada .com, Kamis (26/3).
Ia menambahkan pasar melihat perbaikan struktur keuangan sebagai faktor penting, termasuk perubahan ekuitas yang kini kembali positif. Hal ini dinilai menjadi titik awal pemulihan yang mendorong investor mulai kembali melirik saham GIAA.Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut penguatan saham juga dipengaruhi faktor teknikal dan sentimen pasar."Kami perkirakan hal ini berkaitan dengan GIAA yang keluar dari papan pemantauan khusus (FCA)," ujar Herditya.Ia menambahkan secara teknikal saham GIAA menunjukkan sinyal penguatan meski tetap diiringi tekanan jual dan potensi volatilitas dalam jangka pendek.[Gambas:Video CNN] (del/sfr)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260326171817-92-1341577/saham-garuda-melonjak-15-persen-meski-merugi-kok-bisa
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Bahlil Buka Opsi Impor Minyak dari Negara Lain Imbas Gejolak Timteng
06 Apr 2026
Pramono Imbau Warga Tak Panic Buying saat Harga Plastik Melonjak
06 Apr 2026
Purbaya Respons soal Diremehkan: Saya Sudah Hitung Anggaran Sejak 2002
06 Apr 2026
Pemerintah Rogoh Rp1,3 T per Bulan untuk Bebaskan PPN Tiket Pesawat
06 Apr 2026
Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tak Naik Hingga Akhir Tahun
06 Apr 2026
IHSG "Kurang Darah" Ditutup ke 6.989 Sore Ini