Seberapa Besar 'Harta Karun' Minyak Iran yang Ingin Dirampas Trump?
Judul: Seberapa Besar 'Harta Karun' Minyak Iran yang Ingin Dirampas Trump? Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan mengakui keinginannya untuk "mengamb...
Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan mengakui keinginannya untuk "mengambil" minyak Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.Seberapa besar sebenarnya nilai sumber daya energi Iran yang menjadi incaran?Dalam wawancara dengan Financial Times pada Minggu (29/3), Trump mengungkapkan niat tersebut saat membahas kemungkinan merebut pusat ekspor minyak Iran di Pulau Kharg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya, hal yang paling saya sukai adalah mengambil minyak Iran, tetapi ada beberapa orang bodoh di AS yang berkata, 'mengapa Anda melakukan itu?' Tapi mereka orang bodoh," ujar Trump.Lihat Juga :Trump Akui Ingin Rampas Minyak Iran: Ada Orang AS Bodoh Tanya KenapaIa juga membuka kemungkinan pendudukan militer jangka panjang jika langkah itu diambil.
"Mungkin kita ambil Pulau Kharg, mungkin tidak. Kita punya banyak opsi. Itu juga berarti kita harus berada di sana (Pulau Kharg) untuk sementara waktu," katanya.Pulau Kharg sendiri merupakan titik vital bagi industri energi Iran. Sekitar 90 persen ekspor minyak negara tersebut diproses melalui pulau kecil di Teluk Persia itu, menjadikannya tulang punggung ekonomi Teheran.Secara global, Iran memang termasuk "raksasa energi". Negara ini memiliki cadangan minyak terbesar keempat di dunia dan cadangan gas alam terbesar kedua. Produksi minyaknya mencapai lebih dari 3 juta barel per hari, sementara total suplai energi-termasuk kondensat-menembus sekitar 4,6 juta barel per hari.Lihat Juga :Minyak Mahal, Prabowo Dorong Biofuel Gantikan Pertalite dan PertamaxDari sisi ekspor, Iran mengirim sekitar 1,29 juta barel minyak mentah per hari. Sektor ini menjadi sumber utama pemasukan negara dengan nilai mencapai sekitar US$53 miliar per tahun.Tak hanya minyak mentah, Iran juga mengandalkan ekspor produk energi lain seperti gas petroleum, bahan bakar olahan, serta produk petrokimia berbasis etilen. Selain itu, komoditas logam seperti besi dan tembaga turut menyumbang devisa, meski nilainya jauh lebih kecil dibanding sektor energi.Dengan kontribusi besar terhadap pasokan global sekitar 4,5 persen, setiap gangguan terhadap produksi atau distribusi minyak Iran berpotensi mengguncang pasar energi dunia.Karena itu, Pulau Kharg menjadi aset strategis yang sangat krusial. Setiap hari, jutaan barel minyak dari ladang utama Iran seperti Ahvaz, Marun, dan Gachsaran dialirkan ke pulau tersebut sebelum diekspor ke pasar internasional.Sejumlah pihak bahkan menilai, serangan terhadap fasilitas di pulau itu dapat melumpuhkan ekonomi Iran. Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid pernah menyebut penghancuran terminal minyak Kharg berpotensi menjatuhkan rezim Teheran.[Gambas:Video CNN] (lau/ins)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260330132857-85-1342531/seberapa-besar-harta-karun-minyak-iran-yang-ingin-dirampas-trump
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Rupiah Melemah ke Rp16.995 per Dolar AS Pagi Ini
06 Apr 2026
Stok Beras Indonesia Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Berapa?
06 Apr 2026
Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg
06 Apr 2026
Deret Saham Berpeluang Cuan Saat Pasar Dibayangi Tren Pelemahan
06 Apr 2026
Blak-Blakan SeaBank soal Majukan UMKM RI Lewat Platform UMKM Pintar
06 Apr 2026
IHSG Diperkirakan Tancap Gas Awali Pekan Ini