Ekonomi 31 Mar 2026 2 views

Pantauan SPBU Jakarta Sebelum BBM April Dipastikan Tak Naik

Jakarta, Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta tidak menunjukkan lonjakan antrean yang signifikan menjelang pengumuman harga bahan bakar minyak (BBM) oleh P...

Pantauan SPBU Jakarta Sebelum BBM April Dipastikan Tak Naik
Jakarta, Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta tidak menunjukkan lonjakan antrean yang signifikan menjelang pengumuman harga bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Pertamina (Persero) pada Selasa (31/3) siang.

Berdasarkan pantauan pada pukul 13.10 WIB, aktivitas pengisian BBM di beberapa lokasi terpantau normal. Di SPBU BP AKR Lenteng Agung, Jakarta Selatan, antrean mobil dan sepeda motor terlihat wajar dan tidak memanjang. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Pertamina Jalan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, di mana kendaraan mengisi bahan bakar tanpa antrean berarti.

SPBU Jalan Rambutan, Jagakarsa, juga menunjukkan situasi normal dengan sejumlah sepeda motor mengisi Pertalite dan Pertamax tanpa antrean panjang, bahkan tidak terlihat antrean mobil. Namun, di SPBU Pertamina Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, antrean mobil terlihat lebih padat hingga mengular ke jalan raya, meskipun antrean sepeda motor relatif normal. Sementara itu, di SPBU Pertamina Jati Asih, Bekasi, antrean kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, terpantau normal.

Pertamina akan memperbarui harga BBM non-subsidi yang berlaku mulai 1 April 2026. Pengumuman resmi akan disampaikan melalui situs resmi Pertamina. Saat ini, harga BBM subsidi di DKI Jakarta masih stabil, yaitu Pertalite Rp10 ribu per liter dan Solar Rp6.800 per liter. Untuk BBM non-subsidi, Pertamax dijual Rp12.300 per liter, Pertamax Green Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.100, Dexlite Rp14.200, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.

Di tengah rencana penyesuaian harga ini, pemerintah memastikan akan mempertimbangkan kondisi masyarakat, khususnya terkait BBM subsidi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa harga BBM subsidi masih stabil meskipun harga minyak dunia telah mencapai US$115 per barel. "Insyaallah atas arahan Bapak Presiden untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang masih stabil. Saya pikir Bapak Presiden punya hati untuk memperhatikan rakyat kecil," ujar Bahlil saat kunjungan kerja Presiden di Jepang pada Senin (30/3) waktu setempat.

Bahlil menambahkan bahwa keputusan terkait harga BBM akan ditentukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat. "Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya, Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," katanya. Hingga saat ini, belum terlihat adanya aksi panic buying di sejumlah SPBU, meskipun pengumuman harga BBM tinggal menghitung jam.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260331140916-85-1342926/pantauan-spbu-jakarta-sebelum-bbm-april-dipastikan-tak-naik
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.