Ekonomi 03 Apr 2026 6 views

BPS Sebut Tradisi Rica-Rica Dorong Inflasi Cabai di Gorontalo

Judul: BPS Sebut Tradisi Rica-Rica Dorong Inflasi Cabai di Gorontalo Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat cabai rawit kembali menjadi penyumbang inflas...

BPS Sebut Tradisi Rica-Rica Dorong Inflasi Cabai di Gorontalo
Judul: BPS Sebut Tradisi Rica-Rica Dorong Inflasi Cabai di Gorontalo

Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat cabai rawit kembali menjadi penyumbang inflasi tertinggi di wilayah tersebut pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu tingginya konsumsi masyarakat terhadap makanan bercita rasa pedas, terutama menu rica-rica, selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Watekhi, mengatakan fenomena musiman tersebut mendorong permintaan cabai rawit meningkat signifikan di pasaran."Andil tertinggi di Gorontalo adalah cabai rawit. Ini luar biasa karena fenomena Ramadan dan Idulfitri sehingga masyarakat banyak mengonsumsi makanan bercita rasa pedas atau menu rica-rica," ujar Watekhi di Gorontalo, Kamis (2/1) mengutip Antara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Harga Cabai Rawit Makin Meroket, Ayam Tembus Rp52 RibuBPS mencatat, cabai rawit memberikan andil inflasi sebesar 0,24 persen pada periode tersebut. Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap komoditas ini membuat permintaan tetap kuat, baik di pasar tradisional maupun ritel modern.
Meski demikian, tekanan inflasi dari cabai rawit relatif tertahan oleh pergerakan harga komoditas hortikultura lainnya. Beberapa bahan pangan seperti tomat mulai menunjukkan tren penurunan harga, meski dampaknya terhadap inflasi secara keseluruhan masih terbatas.Secara umum, inflasi bulanan Gorontalo pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,24 persen. Angka ini mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang relatif stabil di tengah fluktuasi harga pangan musiman.Lihat Juga :Siapa Baru Tahu? Begini Cara Menghilangkan Rasa Asin pada Ikan AsinJika dibandingkan dengan tingkat nasional, inflasi Gorontalo tergolong rendah. Provinsi ini bahkan masuk dalam jajaran enam daerah dengan inflasi terendah di Indonesia pada periode tersebut.BPS menilai stabilitas tersebut tidak lepas dari upaya menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat.Lihat Juga :Resep Sayur Cabe Gendot Kuah Santan Khas LebaranPemerintah daerah pun diimbau untuk terus mengawal distribusi bahan pokok, terutama menjelang hari raya, guna mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi.BPS berharap stabilitas harga pangan dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok. (tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260403143750-92-1344016/bps-sebut-tradisi-rica-rica-dorong-inflasi-cabai-di-gorontalo
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.