Ekonomi 08 Apr 2026 1 views

Ara Buka-bukaan soal Rencana Bangun Rumah Rakyat di 10 Kota Baru

Judul: Ara Buka-bukaan soal Rencana Bangun Rumah Rakyat di 10 Kota Baru Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkap rencana pemerintah memba...

Ara Buka-bukaan soal Rencana Bangun Rumah Rakyat di 10 Kota Baru
Judul: Ara Buka-bukaan soal Rencana Bangun Rumah Rakyat di 10 Kota Baru

Jakarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkap rencana pemerintah membangun perumahan rakyat secara masif melalui pengembangan 10 kota baru di berbagai wilayah Indonesia.
"Jadi yang kaitan perumahan, akan ada 10 kota baru dalam rangka percepatan perumahan. 10 kota baru, di antaranya adalah di Jawa Timur, di Jawa Tengah, di Jawa Barat, di sekitar Jakarta, di Sulawesi, di Kalimantan," ujar pria yang akrab disapa Ara ini dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).
Ia menambahkan program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyediaan hunian di tengah tingginya kebutuhan perumahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon doanya, ada 10 kota baru," ujarnya.
Lihat Juga :
Dari Selat Hormuz, Iran-China Goyang Dominasi Dolar di Pasar Global
Selain pembangunan kota baru, pemerintah juga akan meningkatkan program perbaikan rumah tidak layak huni dalam skala besar.
"Kedua, ada peningkatan untuk bedah rumah yang signifikan. Tahun lalu hanya 45 ribu, tahun ini 400 ribu," ujarnya.
Menurut Ara, jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan ke depan.
"Segera dinaikkan dengan jumlah yang sangat besar, supaya rumah rakyat dibedah dengan sangat besar," kata dia.
Program pembangunan kota baru dan peningkatan bedah rumah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian layak dan juga menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai daerah.
Lihat Juga :
Trump Ancam Pungut Tarif 50 Persen ke Negara Pemasok Senjata Iran
Pemerintah mulai merealisasikan pembangunan hunian di sejumlah titik padat penduduk. Di kawasan Senen, Jakarta Pusat, misalnya, pemerintah akan membangun rumah susun sebanyak 300 unit di atas lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia.
Selain itu, proyek serupa juga akan dilakukan di Tanah Abang dengan kapasitas 500 unit di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui skema kolaborasi dengan pihak swasta.
Pembangunan ini dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung permukiman warga di bantaran rel kereta api di kawasan Senen.
Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu singkat sebagai bagian dari percepatan program penyediaan hunian layak.
Di sisi lain, kebutuhan perumahan nasional masih tergolong tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan backlog kepemilikan rumah secara nasional mencapai sekitar 13 persen, sementara di DKI Jakarta angkanya jauh lebih tinggi, bahkan menembus lebih dari 40 persen.
Kondisi ini menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong percepatan pembangunan perumahan di berbagai wilayah.
(del/sfr)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260408204310-85-1345799/ara-buka-bukaan-soal-rencana-bangun-rumah-rakyat-di-10-kota-baru
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.