Bos BI Yakin Rupiah Kembali Menguat Juli-September 2026
Jakarta, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali menguat mulai Juli hingga September 2026.Perry mengatakan pelemahan r...
Namun, ia optimistis rupiah akan kembali menguat memasuki semester II tahun ini.Lihat Juga :BEI soal IHSG Rontok: Koreksi Masih Sejalan dengan Pasar Global
"Juli, Agustus akan menguat. Juli, Agustus, September," ujar Perry.Perry menjelaskan dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditempatkan di angka Rp16.500 per dolar AS dengan besaran kisaran bawah sebesar Rp16.200 dan kisaran atas Rp16.800.Ia mengakui rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang tahun berjalan saat ini masih sedikit berada di atas kisaran tersebut, yaitu ada di Rp16.900 sekian.Perry yakin rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang tahun masih akan bergerak dalam target asumsi pemerintah."Sekarang Rp16.900 year to date. Pengalaman kami kalau April, Mei, Juni memang lagi tinggi, nanti kalau Juli, Agustus, akan menguat," ujar Perry.
"Sehingga, the whole year (sepanjang tahun) kami masih meyakini nilai tukar akan di dalam kisaran Rp16.200-Rp16.800," terangnya.Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.668 per dolar AS pada perdagangan Senin (18/5) sore. Mata uang Garuda melemah 71 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,21 persen, dolar Singapura terapresiasi 0,12 persen, dan won Korea Selatan naik 0,11 persen.Sementara itu, peso Filipina melemah 0,01 persen, yen Jepang turun 0,09 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,52 persen. Adapun dolar Hong Kong bergerak stabil terhadap dolar AS.Mata uang utama negara maju juga bergerak variatif. Euro Eropa naik 0,10 persen, poundsterling Inggris menguat 0,31 persen, dolar Australia terapresiasi 0,10 persen, dolar Kanada naik 0,09 persen, serta franc Swiss menguat 0,25 persen terhadap dolar AS. (dhz/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260518203402-78-1359777/bos-bi-yakin-rupiah-kembali-menguat-juli-september-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram