Hati-Hati, Terlalu Banyak Duduk Berisiko Kena Dead Butt Syndrome
Judul: Hati-Hati, Terlalu Banyak Duduk Berisiko Kena Dead Butt Syndrome Daftar Isi Mengenal dead butt syndrome Banyak duduk bisa kena dead butt syndrome Gerakan sederhana untuk pe
Daftar Isi
Mengenal dead butt syndrome
Banyak duduk bisa kena dead butt syndrome
Gerakan sederhana untuk pengidap DBS
1. Berdiri dengan kaki kiri di depan kanan
2. Gerakan squat untuk melatih otot
3. Gerakan mengangkat kaki
Jakarta, Duduk berjam-jam setiap hari dapat memicu risiko penyakit berbahaya seperti dead butt syndrome (DBS), yakni kondisi di mana otot gluteus (bokong) menjadi lemah dan kurang aktif.Jika glute tidak berfungsi dengan baik, hal ini memaksa otot punggung bawah untuk menanggung beban yang tidak seharusnya mereka tangani.Lihat Juga :5 Makanan Terbaik buat Jaga Kekuatan Otot saat Usia Kian Menua
Gejalanya adalah bokong nyeri atau mati rasa, nyeri pinggul, punggung bawah, atau lutut, serta postur tubuh dan berjalan yang buruk.Mengenal dead butt syndromeDilansir dari Healthline, DBS atau disebut juga gluteal amnesia, adalah kondisi di mana otot-otot bokong (gluteal) menjadi lemah atau tidak aktif, biasanya karena terlalu lama duduk. Istilah dead butt syndrome tidak berarti otot benar-benar mati, tetapi koneksi antara otak dan otot menjadi tumpul akibat kurang aktivitas, sehingga otot "lupa" cara bekerja.Hal itu menyebabkan otot gluteus medius tidak berfungsi optimal, menimbulkan nyeri pinggul, punggung bawah, atau bahkan lutut karena otot lain mencoba mengkompensasi.Pilihan Redaksi7 Tanda Kamu Kebanyakan Olahraga, Tubuh Justru Bisa KewalahanWaspada, Nyeri Punggung Bisa Jadi Tanda Masalah Jantung atau GinjalCenat-cenut Bisa Hilang, 6 Air Rebusan Ini Ampuh Atasi Nyeri SendiBanyak duduk bisa kena dead butt syndromeDitambahkan dari WebMD, jika glute gagal menjalankan peran stabilisasinya dalam latihan dan olahraga, Anda bisa mengalami nyeri lutut kronis, atau bahkan cedera.Penderita DBS mencakup orang-orang yang banyak duduk, orang-orang yang aktif, mereka yang mengalami nyeri punggung, dan mereka yang mengalami nyeri lutut.Stuart McGill, seorang profesor emeritus terkemuka di University of Waterloo menunjukkan cara kerja proses tersebut dalam sebuah studi tahun 2013.Dalam makalah tersebut, ia dan rekan penulisnya menggunakan istilah "amnesia gluteal" dan "inhibisi gluteal" secara bergantian.McGill menciptakan istilah "amnesia gluteal" untuk menggambarkan apa yang terjadi ketika rasa sakit menyebabkan seseorang mengubah cara mereka bergerak."Pada orang dengan nyeri jangka panjang, pola denyut saraf yang didistribusikan ke otot dapat terganggu. Rasa sakit memicu jalur penghambatan, sehingga otak menemukan cara lain untuk melakukan hal dasar yang sama," jelasnya. Gerakan sederhana untuk pengidap DBSBerikut beberapa latihan sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kekuatan dan kelenturan otot gluteus, fleksor pinggul, dan sendi pinggul.1. Berdiri dengan kaki kiri di depan kananCobalah gerakan berdiri dengan kaki kiri di depan kanan. Kaki kanan sedikit ditekuk, sedangkan kaki kiri lurus. Lalu tekuk sedikit di pinggang dan rasakan tarikan pada hamstring kiri. Tahan selama 10 detik.2. Gerakan squat untuk melatih ototGerakan squat dapat dilakukan untuk melatih otot perut, paha depan, paha belakang, otot perut, dan betis.Caranya dengan berdiri dengan kaki selebar bahu. Kemudian tekuk lutut secara perlahan, sampai paha hampir sejajar dengan tanah. Ulangi gerakan dari awal.Lihat Juga :7 Teknik Jalan Kaki, Olahraga Sederhana untuk Turunkan Berat Badan3. Gerakan mengangkat kakiGerakan mengangkat kaki untuk otot inti dan fleksor pinggul. Caranya dengan berbaring di permukaan yang kuat dan nyaman dengan posisi kaki yang lurus.Selanjutnya, perlahan-lahan angkat kaki setinggi-tingginya, tetapi dalam posisi lurus, rasakan otot-otot menekuk. Kemudian ulangi gerakan. (juh)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251205111945-255-1303142/hati-hati-terlalu-banyak-duduk-berisiko-kena-dead-butt-syndrome
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Penyakit Ini Mengintai Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala
13 Feb 2026
Cancer Cocok dengan Zodiak Apa? Ini Penjelasannya
13 Feb 2026
Cek Jadwal War Tiket Mudik Kereta Lebaran 2026, Berikut Cara Pesannya
13 Feb 2026
50 Ucapan Hari Valentine untuk Sahabat yang Tulus dan Berkesan
13 Feb 2026
7 Cara 'Ngucapin' Hari Valentine ke Pacar yang Romantis dan Tulus
13 Feb 2026
Changi Jadi Salah Satu Bandara Terbaik untuk Bertemu Belahan Jiwa