Waspada, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes
Judul: Waspada, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Daftar Isi 1. Melewatkan sarapan 2. Duduk terlalu lama tanpa bergerak 3. Kurang tidur 4. Merokok 5. Mengo...
Daftar Isi
1. Melewatkan sarapan
2. Duduk terlalu lama tanpa bergerak
3. Kurang tidur
4. Merokok
5. Mengonsumsi makanan olahan
6. Kurangnya interaksi sosial dengan orang sekitar
Jakarta, Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari ternyata dapat memberi dampak besar pada kesehatan metabolik terutama gula darah.Bahkan, tanpa disadari pola hidup tertentu bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, meski usia dan faktor genetik juga turut berpengaruh.Lihat Juga :5 Hal yang Perlu Dilakukan saat Bangun Tidur Jika Ingin Cepat Kurus
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya kebiasaan tidak sarapan, duduk terlalu lama, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan olahan. Hal-hal tersebut mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan setiap hari bisa berdampak pada kesehatan. Melansir dari AARP, beberapa kebiasaan berikut perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko diabetes. 1. Melewatkan sarapanIlustrasi. Kebiasaan sehari-hari berikut dapat memberi dampak besar pada kesehatan metabolik terutama gula darah dan meningkatkan risiko diabetes. (iStock/FreshSplash)Banyak perdebatan mengenai manfaat sarapan bagi kesehatan. Sebuah studi yang dipublikasikan The Journal of Nutrition menunjukkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan memiliki risiko diabetes lebih tinggi dibanding mereka yang rutin makan pagi.Menurut Melinda Maryniuk, ahli gizi di Boston, melewatkan sarapan membuat seseorang cenderung makan lebih banyak sepanjang hari. Secara tidak sadar, porsi makan membesar karena merasa menghemat kalori di pagi hari.Hal terpenting saat sarapan yang harus diperhatikan adalah mengombinasikan protein, lemak sehat, dan karbohidrat kaya serat misalnya roti gandum, telur, smoothie dari yogurt, atau alpukat.2. Duduk terlalu lama tanpa bergerakBanyak orang memahami pentingnya olahraga, tetapi tidak menyadari bahwa duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko diabetes.Sebuah studi dari Diabetes Care yang melibatkan lebih dari 475.000 orang, menemukan bahwa mengganti 30 menit waktu duduk setiap hari dengan aktivitas fisik menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 6 hingga 31 persen.Untuk menghentikan kebiasaan duduk terlalu lama, bisa mulai dengan melakukan peregangan saat menonton televisi, berjalan sambil menerima telepon, atau mengatur alarm untuk berdiri setiap setengah jam.Pilihan RedaksiStudi Ungkap Sering Makan Sendiri Berbahaya untuk Kesehatan MentalJangan Anggap Remeh, 7 Kebiasaan Ini Lama-lama Bisa Merusak Matamu6 Kebiasaan Warga Jepang yang Bikin Panjang Umur dan Jarang Sakit3. Kurang tidurKurang tidur bukan hanya membuat lelah, tetapi juga dapat mengganggu regulasi gula darah. Studi menunjukkan lebih dari 337.000 orang mengalami sulit tidur karena memiliki kadar gula darah tinggi dibandingkan dengan tidur nyenyak.Saat tubuh kurang tidur, kadar hormon stres seperti kortisol meningkat yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah.Kualitas tidur yang buruk juga memicu rasa lapar berlebihan dan meningkatkan keinginan makan makanan manis atau kaya karbohidrat. Kombinasi ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.4. MerokokMenurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, merokok meningkatkan risiko diabetes sebesar 30 hingga 40 persen. Merokok berperan dalam jutaan kasus diabetes di seluruh dunia.Untuk berhenti merokok, dokter dapat merekomendasikan terapi pengganti nikotin (permen hisap, permen karet, semprotan hidung) atau obat penghenti rokok (seperti chatix dan zyban).5. Mengonsumsi makanan olahanMakanan olahan seperti sereal manis, daging olahan, camilan kemasan, dan makanan siap saji dapat mengakibatkan risiko diabetes.Setiap peningkatan 10 persen konsumsi makanan olahan berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes sebesar 15 persen.Orang yang sering mengonsumsi makanan olahan cenderung makan lebih banyak kalori dan lebih jarang merasa kenyang sehingga berisiko mengalami kenaikan berat badan. Oleh karena itu, pola makan ini sering berujung pada resistensi insulin.Lihat Juga :8 Kebiasaan Ini Bikin Cepat Kurus, Bahkan Saat Kamu Tidur6. Kurangnya interaksi sosial dengan orang sekitarMerasa kesepian dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko diabetes. Studi dari Diabetologia menemukan bahwa orang yang merasa sangat kesepian memiliki risiko dua kali lipat terkena diabetes tipe 2.Para peneliti mengatakan bahwa lebih fokus pada kualitas hubungan sosial, dibandingkan kuantitasnya dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. (nga/juh)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251211154338-255-1305586/waspada-kebiasaan-sehari-hari-ini-bisa-tingkatkan-risiko-diabetes
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
5 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari yang Menakjubkan
14 Feb 2026
Ini Ciri-ciri Orang dengan IQ Tinggi dalam Keseharian, Apa Saja?
14 Feb 2026
Apa Itu Hari Valentine? Sejarah dan Makna di Balik Perayaannya
14 Feb 2026
50 Kata-Kata Mutiara Hari Valentine, Sederhana tapi Penuh Makna
14 Feb 2026
Berapa Suhu yang Tepat untuk Panggang Kue Kering? Ini Kata Peneliti
14 Feb 2026
Penyakit Ini Mengintai Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala