Gaya Hidup 24 Dec 2025 4 views

Vitamin D Bisa Bikin Umur Panjang Lewat 3 Cara Ini

Judul: Vitamin D Bisa Bikin Umur Panjang Lewat 3 Cara Ini Daftar Isi 1. Menurunkan risiko kanker kolorektal 2. Memperlambat penuaan biologis 3. Menurunkan risiko serangan ja...

Vitamin D Bisa Bikin Umur Panjang Lewat 3 Cara Ini
Judul: Vitamin D Bisa Bikin Umur Panjang Lewat 3 Cara Ini
Daftar Isi
1. Menurunkan risiko kanker kolorektal
2. Memperlambat penuaan biologis
3. Menurunkan risiko serangan jantung berulang
Hati-hati kelebihan vitamin D
Jakarta, Vitamin D disebut bisa bikin panjang umur melalui sejumlah mekanisme biologis yang berperan penting dalam menjaga tubuh tetap sehat hingga usia lanjut.Selama ini, vitamin D dikenal sebagai nutrisi untuk tulang. Namun, beberapa penelitian menunjukkan perannya jauh melampaui itu.Lihat Juga :Perhatikan, 4 Kelompok Orang Ini Harus Batasi Konsumsi Telur

Berbagai studi terbaru kini mengaitkan kadar vitamin D yang cukup dengan peluang hidup lebih panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.Mengutip dari Medical News Today, berikut beberapa cara utama vitamin D dinilai berkontribusi pada umur panjang. 1. Menurunkan risiko kanker kolorektalVitamin D disebut memiliki peran penting dalam menekan risiko kanker kolorektal, salah satu jenis kanker paling mematikan di dunia.Berbagai studi dengan lebih dari satu juta partisipan menemukan bahwa kadar vitamin D yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko kanker usus besar yang lebih rendah.Pilihan RedaksiApa yang Terjadi Jika Anda Makan Telur Setiap Hari? Ini Kata AhliDeretan Ikan yang Paling Sehat untuk OtakMau Sehat? Ini 9 Ikan yang Paling Aman Dikonsumsi Setiap HariPenelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients juga menunjukkan bahwa pasien kanker kolorektal dengan kadar vitamin D yang cukup memiliki peluang hidup lebih baik dan risiko kematian lebih rendah.Selain itu, vitamin D diduga memiliki sifat antikanker yang dapat membantu proses kematian sel abnormal dan menghambat pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali.2. Memperlambat penuaan biologisVitamin D juga dikaitkan dengan proses penuaan di tingkat sel. Salah satu indikator penuaan biologis adalah panjang telomer, yaitu bagian DNA yang melindungi ujung kromosom.Telomer akan memendek seiring bertambahnya usia. Pemendekan ini berkaitan dengan berbagai penyakit degeneratif.Sebuah studi yang terbit di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin D3 dapat memperlambat pemendekan telomer pada sel darah putih. Efek ini dinilai setara dengan perlambatan penuaan biologis sekitar tiga tahun.Penelitian tersebut menggunakan data uji klinis, dengan peserta yang mengonsumsi vitamin D3 dosis harian selama beberapa tahun.Hasilnya menunjukkan, kelompok yang mengonsumsi vitamin D mengalami penurunan laju penuaan sel yang lebih lambat dibandingkan kelompok plasebo, terutama pada individu tanpa obesitas.
3. Menurunkan risiko serangan jantung berulangManfaat vitamin D juga terlihat pada kesehatan jantung. Mengonsumsi suplemen vitamin D3 berpotensi menurunkan risiko serangan jantung berulang pada pasien yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.Dalam uji klinis yang melibatkan ratusan pasien pasca-serangan jantung, kelompok yang mendapat vitamin D3 dengan dosis disesuaikan memiliki angka serangan jantung kedua yang jauh lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.Hati-hati kelebihan vitamin DMeski manfaat vitamin D semakin luas, konsumsi berlebihan justru bisa berdampak buruk. Meski kasusnya jarang, tapi kelebihan vitamin D bisa memicu sejumlah masalah.Mengutip laman Cleveland Clinic, orang dewasa sendiri membutuhkan asupan vitamin D harian sebanyak 600 IU. Sementara lanjut usia (lansia) di atas 70 tahun membutuhkan sebanyak 800 IU vitamin D per hari.Setiap orang tidak disarankan melebihi asupan 4 ribu IU vitamin D dalam sehari. Lebih dari itu, sejumlah masalah bisa bermunculan.Lihat Juga :Belum Terlambat, Ini 5 Cara Membuat Tulang Kuat di Usia 50-anKelebihan vitamin D sendiri ditandai dengan beberapa gejala seperti mual-muntah, sembelit, dehidrasi, rasa haus meningkat, sering buang air kecil, rasa lelah yang tak bisa dijelaskan, otot terasa lemah, hingga nyeri tulang.Asupan vitamin D sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Idealnya, asupan vitamin D dikonsultasikan dengan tenaga medis, terutama jika menggunakan suplemen dosis tinggi.Vitamin D bisa diperoleh dari paparan sinar matahari, makanan tertentu, serta suplemen bila diperlukan. Dengan kadar yang cukup, vitamin D tidak hanya membantu menjaga kesehatan harian, tetapi juga berpotensi mendukung umur panjang dan kualitas hidup yang lebih baik. (nga/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251224105454-255-1310234/vitamin-d-bisa-bikin-umur-panjang-lewat-3-cara-ini
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.