7 Jamu Pelancar Haid Sekaligus Atasi Kram Perut
Judul: 7 Jamu Pelancar Haid Sekaligus Atasi Kram Perut Daftar Isi Jamu untuk melancarkan haid 1. Kunyit asam 2. Sinom 3. Kudu laos 4. Jinten 5. Loloh sembung 6. Peterseli 7. Akar
Daftar Isi
Jamu untuk melancarkan haid
1. Kunyit asam
2. Sinom
3. Kudu laos
4. Jinten
5. Loloh sembung
6. Peterseli
7. Akar dong quai
Jakarta, Siklus haid merupakan proses alami yang terjadi pada perempuan setiap bulannya. Mengutip Cleveland Clinic, rata-rata siklus haid berlangsung sekitar 28 hari, tetapi rentang normal bisa antara 21 hingga 35 hari.Sayangnya, tidak semua perempuan mengalami siklus haid yang lancar. Beberapa orang bisa mengalami haid tidak teratur dan disertai nyeri dan kram perut yang mengganggu.Lihat Juga :Kenali Siklus dan Durasi Menstruasi Normal bagi Perempuan
Selain memperbaiki gaya hidup, konsumsi jamu pelancar haid juga bisa menjadi solusi alami untuk membantu mengatasi berbagai masalah terkait menstruasi. Bahan untuk membuat jamu ini sebagian besar terbuat dari rempah dan tanaman herbal khas Indonesia, seperti jahe, kunyit, sirih, hingga asam jawa yang memang dikenal memiliki kemampuan untuk mengatasi keluhan kesehatan.Jamu untuk melancarkan haidBerikut rekomendasi jamu untuk melancarkan haid yang juga membantu meredakan nyeri haid dan kram perut.1. Kunyit asamKunyit asam merupakan jamu pelancar haid yang paling populer di kalangan perempuan. Jamu ini terbuat dari perpaduan kunyit dan asam Jawa, biasanya dicampur pula dengan gula aren dan air.Mengutip buku Ensiklopedia Jamu di Indonesia (2023) karya Vanesa Adisa, kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi, serta senyawa curcumenol yang berfungsi sebagai analgesik atau pereda nyeri.Asam Jawa mengandung antosianin yang membantu melancarkan haid sekaligus meredakan kram perut. Cara membuatnya cukup dengan merebus kunyit yang telah dihaluskan bersama bahan lainnya, kemudian disaring dan disajikan hangat atau dingin.2. SinomJamu sinom dibuat dari daun asam muda yang dicampur dengan kunyit, temulawak, kapulaga, kayu manis, pala, dan gula merah. Jamu ini memiliki rasa manis khas dan dipercaya dapat mengatasi nyeri haid sekaligus mencerahkan kulit dan meremajakan tubuh.Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam sinom membantu melancarkan siklus menstruasi dan mengurangi kram perut. Catatan untuk ibu hamil, sebaiknya membatasi konsumsi jamu ini.Cara pembuatannya, biasanya bahan-bahan direbus bersamaan dan airnya diminum setelah disaring.Pilihan Redaksi7 Cara Melancarkan Darah Haid yang Sedikit agar Kembali Normal10 Tanaman Obat Populer yang Bisa Ditanam Sendiri, Kaya Manfaat7 Jamu yang Bikin Awet Muda, Cantik Alami Tanpa Bahan Kimia3. Kudu laosJamu kudu laos merupakan perpaduan mengkudu dan laos yang diolah bersama jahe merah, kencur, kapulaga, ketumbar, dan gula merah. Jamu ini bermanfaat menghangatkan tubuh dan meredakan ketidaknyamanan perut, termasuk kram menstruasi.Selain itu, kudu laos juga mendukung kesehatan kulit dan otak. Rasa jamu ini cenderung asam dengan sedikit manis. Cara membuatnya, yakni dengan merebus bahan-bahan tersebut lalu menyaring airnya untuk diminum.4. JintenJinten mengandung senyawa aktif seperti cuminaldehyde dan flavonoid yang dapat meredakan kram perut dan mengurangi peradangan. Bahan masakan ini juga dikenal dapat meningkatkan pencernaan dan daya tahan tubuh.Konsumsi jinten dalam jumlah moderat aman, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter kalau kamu memiliki alergi atau sedang mengonsumsi obat tertentu.5. Loloh sembungLoloh sembung merupakan jamu tradisional khas Bali yang dibuat dari daun sembung, tanaman yang beraroma seperti kamper dan memiliki rasa pedas serta pahit ringan.Mengutip buku Jamu: Obat Tradisional Nusantara Penyembuh Dunia (2022) karya F.G. Winarno, daun sembung biasa digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan, termasuk haid tidak teratur yang disertai nyeri perut.Cara membuatnya, yakni dengan meremas daun sembung bersama air, lalu tambahkan garam dan asam, kemudian disaring.Selain untuk melancarkan menstruasi, jamu ini juga bermanfaat untuk meredakan perut kembung dan masalah pencernaan lainnya.6. PeterseliMenurut Healthline, daun peterseli mengandung myristicin dan apiole yang dapat memengaruhi produksi estrogen. Hal ini membantu mengatur siklus haid dan merangsang aliran menstruasi.Cara mengonsumsinya, cukup merebus daun peterseli kemudian meminum air rebusannya. Meski aman dikonsumsi dalam dosis kecil, penderita tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, atau yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah harus berhati-hati.Lihat Juga :8 Penyebab Telat Haid, Bukan Cuma Karena Hamil7. Akar dong quaiTanaman herbal asal Tiongkok ini dikenal sebagai "ginseng perempuan". Dong quai dipercaya dapat mengatur dan merangsang haid dengan meningkatkan aliran darah ke panggul serta memicu kontraksi otot rahim.Jamu ini sering digunakan untuk mengatasi nyeri haid dan haid tidak teratur. Namun, penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas sehingga penggunaan harus dilakukan dengan hati-hati, terutama bagi yang mengonsumsi obat pengencer darah.Minum jamu pelancar haid dapat membantu memperbaiki siklus menstruasi dan meredakan kram perut yang sering mengganggu.Namun pastikan kamu tidak memiliki alergi terhadap bahan-bahan yang dipakai untuk membuat jamu sebelum meminumnya. (rea/fef)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251229093135-255-1311456/7-jamu-pelancar-haid-sekaligus-atasi-kram-perut
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Penyakit Ini Mengintai Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala
13 Feb 2026
Cancer Cocok dengan Zodiak Apa? Ini Penjelasannya
13 Feb 2026
Cek Jadwal War Tiket Mudik Kereta Lebaran 2026, Berikut Cara Pesannya
13 Feb 2026
50 Ucapan Hari Valentine untuk Sahabat yang Tulus dan Berkesan
13 Feb 2026
7 Cara 'Ngucapin' Hari Valentine ke Pacar yang Romantis dan Tulus
13 Feb 2026
Changi Jadi Salah Satu Bandara Terbaik untuk Bertemu Belahan Jiwa