Super Flu Subclade K Jadi Sorotan, Lebih Agresif dan Mudah Menular
Judul: Super Flu Subclade K Jadi Sorotan, Lebih Agresif dan Mudah Menular Jakarta, Super flu atau influenza A (H3N2) varian subclade K menjadi sorotan global setelah dilaporkan me
Jakarta, Super flu atau influenza A (H3N2) varian subclade K menjadi sorotan global setelah dilaporkan memicu lonjakan kasus di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris.Varian ini disebut lebih agresif, mudah menular, serta memicu gejala yang lebih berat dibandingkan flu musiman pada umumnya.Dokter spesialis paru RS Paru Persahabatan, Agus Dwi Susanto, menjelaskan bahwa subclade K merupakan mutasi dari virus influenza yang sudah lama beredar. Namun, perubahan genetik tersebut membuat karakter virus menjadi berbeda.
Lihat Juga :Hati-hati, 5 Area Hotel Ini Ternyata Berisiko Jadi Sarang Kuman"Pada dasarnya influenza subclade K ini masih jenis influenza musiman, yaitu influenza A (H3N2), hanya mengalami mutasi sehingga memiliki beberapa sifat yang berbeda dengan influenza musiman pada umumnya," ujar Agus, melansir detikHealth. Salah satu alasan utama mengapa super flu ini lebih mudah menyebar adalah kemampuan virus untuk berkembang biak lebih cepat di saluran pernapasan manusia.Varian influenza ini memiliki laju replikasi yang lebih cepat di saluran napas. Selain itu, viral load di saluran napas atas lebih tinggi sehingga potensi penularannya meningkat.Lihat Juga :7 Makanan Super Buat Hadapi Cuaca Ekstrem, Anti 'Tumbang'"Mutasi subclade K membuatnya lebih resisten terhadap vaksin flu," tutur Agus.Ia menegaskan, istilah super flu yang banyak digunakan masyarakat sebenarnya bukan istilah medis resmi. Sebutan tersebut muncul untuk menggambarkan flu dengan gejala lebih berat dan daya sebar yang lebih luas."Istilah super flu sebenarnya bukan istilah medis. Ini istilah awam untuk menggambarkan flu yang agresif, mudah menyebar, dan gejalanya lebih parah," tambahnya.
Lonjakan kasus super flu di Amerika SerikatDi Amerika Serikat, otoritas kesehatan melaporkan peningkatan signifikan kasus influenza selama musim dingin.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mencatat angka rawat inap akibat flu meningkat lebih dari 14 persen dalam sepekan terakhir, dengan subclade K menjadi salah satu varian yang mendominasi.Sejumlah wilayah seperti New York, Louisiana, dan Colorado dilaporkan mengalami lonjakan kasus paling tajam. Manhattan bahkan mencatat peningkatan kasus lebih dari 104 persen dalam waktu singkat.Para ahli menilai kepadatan penduduk dan mobilitas tinggi, termasuk perjalanan internasional, menjadi faktor yang mempercepat penyebaran virus.Pilihan RedaksiWaspada 10 Ancaman Kesehatan GlobalDokter Ingatkan Pentingnya Mengetahui Tujuan OlahragaGejala super fluGejala super flu subclade K pada dasarnya mirip dengan flu biasa, namun dengan intensitas yang lebih berat dan durasi pemulihan yang lebih lama.Melansir NewsNation Now, sejumlah gejala yang banyak dilaporkan antara lain:• Demam tinggi• Nyeri otot hebat• Kelelahan ekstrem• Batuk berkepanjangan• Sakit tenggorokan• Sakit kepala terus-menerusLihat Juga :Penurunan Fungsi Ginjal, Bisa Normal Lagi atau Tidak?Pada sebagian pasien, infeksi juga disertai:• Sesak napas• Nyeri dada• Gangguan pencernaan• Rasa lemas yang berlangsung lebih lama dibandingkan flu musimanKondisi ini membuat kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit penyerta, berisiko mengalami komplikasi serius. (nga/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251230113511-255-1311829/super-flu-subclade-k-jadi-sorotan-lebih-agresif-dan-mudah-menular
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Cancer Cocok dengan Zodiak Apa? Ini Penjelasannya
13 Feb 2026
Cek Jadwal War Tiket Mudik Kereta Lebaran 2026, Berikut Cara Pesannya
13 Feb 2026
50 Ucapan Hari Valentine untuk Sahabat yang Tulus dan Berkesan
13 Feb 2026
7 Cara 'Ngucapin' Hari Valentine ke Pacar yang Romantis dan Tulus
13 Feb 2026
Changi Jadi Salah Satu Bandara Terbaik untuk Bertemu Belahan Jiwa
13 Feb 2026
Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'