Apakah Vaksin Influenza Bisa Cegah Super Flu? Simak Penjelasan Dokter
Judul: Apakah Vaksin Influenza Bisa Cegah Super Flu? Simak Penjelasan Dokter Jakarta, Menyebarnya virus Influenza A (H3N2) subclade K atau 'super flu' ke berbagai negara membuat e
Jakarta, Menyebarnya virus Influenza A (H3N2) subclade K atau 'super flu' ke berbagai negara membuat efektivitas vaksin influenza kembali menjadi sorotan.Varian yang dikenal dengan super flu ini diketahui telah terdeteksi di Indonesia dan menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan lonjakan kasus influenza di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat yang mencatat peningkatan kasus flu hingga dua kali lipat dalam waktu sepekan.Lihat Juga :Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu di RI, Wilayah Ini Paling Banyak
Direktur Center for Infectious Disease Research and Policy, University of Minnesota, Michael Osterholm menilai, subclade K memiliki karakteristik yang cukup berbeda dibandingkan strain influenza pada tahun-tahun sebelumnya.Varian ini menunjukkan perubahan yang memungkinkan virus menantang kekebalan tubuh yang sudah terbentuk, baik dari infeksi sebelumnya maupun vaksinasi. Pertanyaannya, apakah vaksin Influenza yang telah ada saat ini masih ampuh untuk melawan varian baru tersebut? Dokter spesialis paru, Erlina Burhan menjelaskan, virus influenza pada dasarnya memiliki kemampuan untuk terus bermutasi, serupa dengan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19."Virus influenza punya kemampuan bermutasi secara berkelanjutan. Yang disebut sebagai super flu subclade K ini merupakan hasil mutasi dari virus influenza H3N2 yang mengalami antigenic drift," kata Erlina, Kamis (1/1), melansir detikhealth.Pilihan RedaksiIDAI Waspadai Super Flu Subclade K, Risiko Berat pada Anak Komorbid3 Kelompok Orang Ini Paling Rentan Terpapar Super Flu Subclade KGejala Super Flu yang Sudah Masuk IndonesiaMenurutnya, antigenic drift menyebabkan perubahan struktur antigen virus sehingga membuat sistem imun tubuh tidak sepenuhnya mengenali virus, termasuk pada orang yang sudah mendapatkan vaksin influenza.Kondisi tersebut juga dapat membuat infeksi influenza subclade K dinilai dapat menimbulkan gejala lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.Meski tidak selalu mampu mencegah infeksi, Erlina menegaskan vaksin influenza tetap efektif dalam mengurangi risiko keparahan penyakit."Vaksin influenza tidak selalu menjamin seseorang tidak tertular, tetapi terbukti membantu menurunkan risiko infeksi berat, komplikasi, hingga kebutuhan perawatan di rumah sakit," jelasnya.
Ia menambahkan, manfaat vaksin menjadi jauh lebih penting pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta."Pada populasi rentan, sangat disarankan untuk memperbarui vaksinasi influenza secara rutin," tegasnya.Selain mutasi virus, faktor cuaca juga dinilai berkontribusi terhadap cepatnya penyebaran subclade K. Di negara dengan empat musim, influenza H3N2 kerap meningkat tajam saat musim dingin."H3N2 merupakan virus influenza musiman. Angka kejadiannya memang meningkat saat musim dingin, sehingga penyebarannya menjadi lebih cepat dan dampaknya bisa lebih berat," jelas Erlina.Kondisi tersebut membuat subclade K dengan cepat mendominasi kasus flu di berbagai negara dalam waktu singkat.Selain vaksinasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penggunaan masker saat sakit, serta menjaga daya tahan tubuh tetap prima menjadi langkah pencegahan utama. (nga/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260102112802-255-1312795/apakah-vaksin-influenza-bisa-cegah-super-flu-simak-penjelasan-dokter
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Penyakit Ini Mengintai Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala
13 Feb 2026
Cancer Cocok dengan Zodiak Apa? Ini Penjelasannya
13 Feb 2026
Cek Jadwal War Tiket Mudik Kereta Lebaran 2026, Berikut Cara Pesannya
13 Feb 2026
50 Ucapan Hari Valentine untuk Sahabat yang Tulus dan Berkesan
13 Feb 2026
7 Cara 'Ngucapin' Hari Valentine ke Pacar yang Romantis dan Tulus
13 Feb 2026
Changi Jadi Salah Satu Bandara Terbaik untuk Bertemu Belahan Jiwa