Pakar Imunologi Sebut Vaksin Jadi Cara Utama Cegah Super Flu
Judul: Pakar Imunologi Sebut Vaksin Jadi Cara Utama Cegah Super Flu Surabaya, Pakar imunologi dan mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Surabaya,...
Surabaya, Pakar imunologi dan mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Surabaya, dr Agung Dwi Wahyu Widodo menyebut, vaksinasi dan diagnosis cepat jadi faktor penting untuk menghadapi virus influenza A (H3N2) subclade K atau 'super flu'.Ia mengatakan, dari sudut pandang mikrobiologi klinik, Influenza A memiliki variasi antigenik yang tinggi karena adanya protein permukaan Hemaglutinin (HA) dan Neuraminidase (NA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Waspada Jika Gejala Flu Seperti Ini, Bisa Jadi Super Flu"Virus influenza khususnya tipe A sangat dinamis. Kemampuannya melakukan reassortment atau penyusunan ulang genetik inilah yang memicu munculnya varian-varian baru yang berpotensi menimbulkan gejala lebih berat bagi individu yang tidak memiliki kekebalan," kata Agung, Rabu (7/1). Ia menyebut, meski gejalanya serupa dengan flu biasa seperti demam, batuk, dan nyeri otot, mutasi pada varian ini meningkatkan kekhawatiran akan risiko komplikasi seperti pneumonia bagi kelompok rentan.Dalam menghadapi lonjakan kasus influenza, Agung menekankan vitalnya peran laboratorium mikrobiologi klinik dalam melakukan diagnosis yang akurat. Metode real-time PCR (RT-PCR) tetap menjadi standar emas untuk membedakan influenza dengan virus pernapasan lainnya seperti SARS-CoV-2 atau RSV.Pilihan RedaksiApakah Vaksin Influenza Bisa Cegah Super Flu? Simak Penjelasan DokterMenkes Pastikan Super Flu Tidak Seganas Covid-19Dokter Ingatkan Super Flu Bisa Picu Gejala yang Lebih Berat"Diagnosis cepat bukan sekadar untuk menentukan obat, tetapi juga untuk surveilans strain. Kita perlu memantau apakah virus yang beredar telah mengalami resistensi terhadap antiviral yang ada saat ini," tambahnya.Salah satu poin krusial, kata Agung, ialah pentingnya vaksinasi influenza tahunan. Menurutnya, cara itu paling efektif untuk menekan risiko keparahan akibat super flu, mengingat sifat virus yang terus bermutasi.Agung mengatakan, pembaruan vaksin secara rutin sangat diperlukan agar kekebalan tubuh tetap relevan dengan strain yang sedang bersirkulasi di masyarakat."Vaksinasi dan proteksi pribadi adalah kunci utama. Jika individu terlindungi, maka risiko penularan secara komunitas juga akan ikut menurun," ucapnya.Selain vaksinasi, penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap menjadi garda terdepan pencegahan.Ilustrasi. Gejala super flu bisa lebih parah dibandingkan flu biasa. (istockphoto/Domepitipat)Dari sisi pengobatan, Agung menyebut pemberian antiviral seperti Oseltamivir masih efektif bila diberikan dalam waktu kurang dari 48 jam sejak gejala pertama muncul."Masyarakat agar tidak meremehkan gejala flu, terutama di tengah musim hujan dan munculnya varian baru. Kesadaran akan diagnosis dini dan kelengkapan vaksinasi dapat mencegah terjadinya wabah yang lebih luas di Indonesia," ucapnya.Hingga saat ini, sebanyak 62 orang di Indonesia telah terpapar virus Influenza A (H3N2) subclade K atau super flu. Sebagian besar pasien mengalami demam sebagai gejala utama.Lihat Juga :Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu di RI, Wilayah Ini Paling BanyakMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada. Menurutnya, super flu tidak seganas Covid-19."Yang penting buat teman-teman, jaga kesehatan, imunitasnya, istirahatnya cukup, sehingga kalau kena [super flu], sama seperti flu biasa, bisa kembali [sehat] lagi," ujar dia, beberapa waktu lalu. (frd/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260108081156-255-1314752/pakar-imunologi-sebut-vaksin-jadi-cara-utama-cegah-super-flu
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Apa Itu Hari Valentine? Sejarah dan Makna di Balik Perayaannya
14 Feb 2026
50 Kata-Kata Mutiara Hari Valentine, Sederhana tapi Penuh Makna
14 Feb 2026
Berapa Suhu yang Tepat untuk Panggang Kue Kering? Ini Kata Peneliti
14 Feb 2026
Penyakit Ini Mengintai Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala
13 Feb 2026
Cancer Cocok dengan Zodiak Apa? Ini Penjelasannya
13 Feb 2026
Cek Jadwal War Tiket Mudik Kereta Lebaran 2026, Berikut Cara Pesannya