Gaya Hidup 15 Jan 2026 4 views

Thailand Kini Resmi Disebut Tailan dalam Bahasa Indonesia

Judul: Thailand Kini Resmi Disebut Tailan dalam Bahasa Indonesia Daftar Isi Lantas, apa itu eksonim? Bagian dari internasionalisasi Bahasa Indonesia Revisi nama negara sejak 2019...

Thailand Kini Resmi Disebut Tailan dalam Bahasa Indonesia
Judul: Thailand Kini Resmi Disebut Tailan dalam Bahasa Indonesia

Daftar Isi
Lantas, apa itu eksonim?
Bagian dari internasionalisasi Bahasa Indonesia
Revisi nama negara sejak 2019
Daftar nama negara Asia Tenggara terbaru
Jakarta, Nama Thailand kini resmi berubah menjadi Tailan dalam pengucapan dan penulisan bahasa Indonesia. Perubahan ini bukan sekadar penyesuaian ejaan, melainkan bagian dari upaya standarisasi nama negara dunia dalam bahasa Indonesia.Badan Informasi Geospasial (BIG) menjelaskan bahwa perubahan Thailand menjadi Tailan tercantum dalam dokumen eksonim, yang memuat nama resmi negara-negara dunia versi bahasa Indonesia. Dokumen tersebut disusun melalui kesepakatan antara BIG, Badan Bahasa, serta para ahli linguistik dari Universitas Indonesia.Lihat Juga :Viral Bapmericano Alias Nasi Campur Americano, Apa Aman Dikonsumsi?Mengutip Detik, BIG mengatakan bahwa standarisasi ini dilakukan agar penamaan geografis dalam bahasa Indonesia lebih konsisten dan sesuai kaidah kebahasaan nasional. Dokumen eksonim terbaru itu telah didaftarkan ke United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) pada 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa itu eksonim?Dalam kajian kebahasaan, eksonim merujuk pada nama geografis yang digunakan dalam suatu bahasa untuk menyebut wilayah di luar area bahasa tersebut. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan eksonim sebagai bentuk asing untuk nama geografis.Contoh eksonim yang sudah lama digunakan dalam bahasa Indonesia antara lain Belanda untuk the Netherlands, Amerika Serikat untuk the United States of America, serta Pulau Pinang untuk Penang di Malaysia. UNGEGN sendiri menjelaskan eksonim sebagai nama geografis yang berbeda dari nama resmi atau lokal suatu wilayah, namun digunakan secara khusus dalam bahasa tertentu. Penamaan ini mencerminkan proses adaptasi bahasa terhadap unsur internasional.Pilihan RedaksiBerkunjung ke Menara Buku di Praha yang Sempat Viral di TikTokMalaysia Juara Pariwisata Asia Tenggara, Terbanyak Dikunjungi TurisTarget Ambisius Malaysia, Siap Gaet 4,6 Juta Turis Indonesia pada 2026Bagian dari internasionalisasi Bahasa IndonesiaPenggunaan eksonim menjadi salah satu perhatian dalam upaya internasionalisasi bahasa Indonesia. Pemerintah Indonesia terus mendorong penggunaan bahasa Indonesia di tingkat global, salah satunya melalui peresmian bahasa Indonesia sebagai bahasa sidang di Sidang Umum UNESCO pada 20 November 2023.Mengutip studi Pembakuan Eksonim Sebagai Bagian dari Langkah Strategis Internasionalisasi Bahasa Indonesia karya Umrotun Nida dari Universitas Indonesia, pembakuan eksonim memiliki konsekuensi penting di era globalisasi, ketika masyarakat Indonesia semakin akrab dengan bahasa asing."Penyebutan eksonim menunjukkan kemampuan bahasa Indonesia dalam proses standarisasi dan adaptasi, sehingga memperkuat posisinya sebagai bahasa yang mampu bersaing di kancah global," tulis peneliti dari Departemen Ilmu Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya UI tersebut.Revisi nama negara sejak 2019Dalam dokumen eksonim terbaru, Indonesia diketahui telah menyusun revisi nama-nama negara dan ibu kota sejak 2019. Daftar tersebut kemudian diperbarui kembali pada 2024 oleh BIG, Badan Bahasa, para ahli bahasa dari Universitas Indonesia, serta Kementerian Luar Negeri.Setelah rampung, dokumen tersebut kembali diajukan ke UNGEGN untuk didaftarkan secara resmi. Tujuan utama pembaruan ini adalah memastikan representasi nama negara dunia akurat dan konsisten, terutama untuk konteks resmi seperti korespondensi kenegaraan, dokumen pemerintah, dan laporan.Tak hanya itu, nama-nama dalam dokumen eksonim juga akan menjadi rujukan standar untuk materi pendidikan, buku teks, pemberitaan media massa, hingga konten media sosial.
Daftar nama negara Asia Tenggara terbaruDalam dokumen tersebut, terdapat 194 nama negara dunia yang telah distandarisasi. Adapun penyebutan resmi negara-negara Asia Tenggara dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:• Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam• Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja• Republik Indonesia (formal): Indonesia• Republik Demokratik Rakyat Laos (formal): Laos• Malaysia (formal): Malaysia• Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar• Republik Filipina (formal): Filipina• Republik Singapura (formal): Singapura• Kerajaan Tailan (formal): Tailan• Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam• Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timor LesteBaca selengkapnya di sini. (tis/tis)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260115152515-269-1317424/thailand-kini-resmi-disebut-tailan-dalam-bahasa-indonesia
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.