Gaya Hidup 20 Jan 2026 7 views

Jangan Lagi Dipakai, 5 Tren Furnitur Ini Ketinggalan Zaman di 2026

Memasuki tahun 2026, tren desain interior mengalami pergeseran signifikan, dengan beberapa gaya furnitur yang sebelumnya populer kini dianggap ketinggalan zaman. Para desainer memp...

Jangan Lagi Dipakai, 5 Tren Furnitur Ini Ketinggalan Zaman di 2026
Memasuki tahun 2026, tren desain interior mengalami pergeseran signifikan, dengan beberapa gaya furnitur yang sebelumnya populer kini dianggap ketinggalan zaman. Para desainer memprediksi tahun ini akan menjadi titik balik menuju desain yang lebih matang dan fungsional, meninggalkan tampilan yang berlebihan. Pemilik rumah kini lebih mengutamakan furnitur yang berkarakter, tahan lama, dan mencerminkan kepribadian.

Berikut adalah lima tren furnitur yang mulai ditinggalkan pada tahun 2026:

1. **Motif kerang**
Motif kerang, yang sempat sangat populer, kini mulai ditinggalkan. Menurut Sara Swabb dari Storie Collective, motif ini kehilangan kesan elegannya karena terlalu sering digunakan. Madelaine Mayer dari ADROIT Architecture & Interior Design menambahkan bahwa penggunaan gelombang kerang yang berlebihan bisa membuat ruangan terlihat kekanak-kanakan dan kurang berkelas.

2. **Furnitur ala developer**
Furnitur standar yang sering ditemukan di rumah-rumah baru dari developer juga mulai ditinggalkan. Masyarakat kini lebih sadar desain dan menginginkan ruang yang mencerminkan karakter pribadi, bukan sekadar pilihan aman. Pemilik rumah mencari furnitur dengan cerita, detail unik, dan kualitas yang terasa, memberikan sentuhan personal pada elemen dasar.

3. **Furnitur kayu berwarna terang**
Kayu berwarna terang seperti *oak* pucat, *ash*, dan *maple* perlahan bergeser dari tren utama. Jenis kayu ini kini terasa datar dibandingkan dengan warna kayu yang lebih kaya seperti *walnut* atau *mahagony*. Minat terhadap furnitur *vintage* mendorong kembalinya warna kayu yang lebih gelap dan hangat, yang dinilai memberi kesan mewah dan tahan tren.

4. **Kursi berlapis rumbai (*tufted*)**
Meskipun terlihat elegan, furnitur dengan detail *tufted* dinilai kurang praktis. Kursi berumbai cenderung lebih keras dan kurang nyaman, serta celah-celah pada rumbai membuatnya sulit dibersihkan. Desainer menyarankan untuk mengaplikasikan detail rumbai di bagian luar furnitur, bukan pada area dudukan utama, jika tetap menyukai tampilan ini.

5. **Motif beralur (*fluted*)**
Detail garis-garis vertikal bertekstur, yang sempat mendominasi berbagai elemen interior, kini dianggap terlalu sering digunakan. Menurut desainer Ashley Fiocco, tren ini awalnya unik dan segar, tetapi kini dinilai berlebihan. Pada tahun 2026, banyak desainer kembali ke garis yang lebih sederhana dan klasik agar tampilan rumah terasa lebih abadi.

Secara keseluruhan, tren furnitur 2026 bergerak ke arah desain yang lebih tenang, fungsional, dan berkarakter, dengan fokus pada penciptaan ruang yang nyaman dan personal dalam jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren sesaat.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260115170147-277-1317469/jangan-lagi-dipakai-5-tren-furnitur-ini-ketinggalan-zaman-di-2026
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.