Studi BRIN Ungkap 1 dari 7 Anak Indonesia Terpapar Logam Berat Timbal
Jakarta, Penelitian teranyar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan, 1 dari 7 anak di...
Jakarta, Penelitian teranyar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan, 1 dari 7 anak di Indonesia memiliki kadar logam berat timbal dalam darah yang lebih tinggi dari ambang batas. Penelitian melibatkan 1.617 anak berusia 1-5 tahun.
Kepala Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN Wahyu Pudji Nugraheni mengatakan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) jadi kunci utama pencegahan paparan timbal.
5 Kelebihan Jalan Kaki Dibanding Lari, Kamu Perlu Tahu
Dalam penelitiannya, banyak anak terpapar timbal dari tempat kerja orang tua. Jika saat pulang ke rumah orang tua tidak langsung membersihkan diri, maka risiko paparan semakin besar.
"Misalnya, orang tua yang ayahnya bekerja di pabrik cat. Dia pulang ke rumah masih memakai baju bekas dia bekerja di pabrik cat. Itu sebenarnya memberikan paparan kepada istri, anak. Nah, itu mestinya harus bersih dulu, baru pegang anak," ujar Wahyu di Jakarta Selatan, Rabu (21/1), melansir detikhealth.
Menurut Wahyu, kesadaran masyarakat berkaitan dengan dampak kesehatan dari paparan timbal masih cukup rendah. Edukasi pada masyarakat harus ditingkatkan.
Anak 5 Kali Lebih Rentan Alami Anxiety, Menkes Ingatkan Bahayanya
Mengenal Functional Freeze, Stres Kronis yang Bikin Mati Rasa
28 Juta Warga Berpotensi Gangguan Mental, Layanan Puskesmas Diperkuat
"Ini mungkin masukan kami buat pemerintah untuk lebih intensif dan lebih masif memberikan penyuluhan," ujar dia.
Sumber paparan timbal lainnya yang diketahui adalah mainan anak. Risiko semakin meningkat saat anak kerap memasukkan tangan atau benda apa pun ke dalam mulut.
Wahyu menyarankan agar orang tua membersihkan mainan secara rutin.
Selain paparan dari luar, faktor gizi juga berpengaruh untuk mencegah dampak timbal. Kalsium dan zat besi merupakan dua nutrisi penting untuk anak.
Berikut cara mencegah paparan timbal pada anak yang perlu diketahui orang tua:
- bersihkan rumah secara rutin,- mencuci tangan sebelum makan,- ganti pakaian setelah pulang kerja,- buka alas kaki sebelum masuk rumah,- konsumsi makanan kaya kalsium, zat besi, dan vitamin C,- gunakan produk berstandar BPOM atau SNI,- periksakan anak secara rutin ke posyandu.
(asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260122062555-255-1319568/studi-brin-ungkap-1-dari-7-anak-indonesia-terpapar-logam-berat-timbal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau