Gaya Hidup 25 Mar 2026 5 views

Gen Z Tidak Lebih Pintar dari Generasi Orang Tua, Ini Penyebabnya

Judul: Gen Z Tidak Lebih Pintar dari Generasi Orang Tua, Ini Penyebabnya Jakarta, Selama lebih dari satu abad, sejak 1800-an, tiap generasi baru menunjukkan keunggulan ketimbang g...

Gen Z Tidak Lebih Pintar dari Generasi Orang Tua, Ini Penyebabnya
Judul: Gen Z Tidak Lebih Pintar dari Generasi Orang Tua, Ini Penyebabnya

Jakarta, Selama lebih dari satu abad, sejak 1800-an, tiap generasi baru menunjukkan keunggulan ketimbang generasi sebelumnya. Namun Gen Z jadi generasi pertama yang kemampuan kognitifnya lebih rendah dibanding orang tua mereka.Hal ini diungkapkan oleh seorang ilmuwan saraf kognitif, Jared Cooney Horvath, dalam pernyataannya di hadapan Kongres AS.Lihat Juga :Tarot di TikTok Kian Populer, Psikolog Ingatkan Risikonya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fakta menyedihkan yang harus dihadapi generasi kita adalah ini: anak-anak kita kurang mampu secara kognitif daripada kita pada usia mereka," ujar Hovarth seperti dilansir dari Upworthy.Penyebab turunnya kemampuan kognitif Gen ZMenurut Horvath, penggunaan teknologi digital yang sudah meluas, baik di sekolah maupun di rumah, menjadi penyebab utamanya. Adapun pengenalan teknologi digital untuk alat bantu ajar sudah mulai diperkenalkan sejak 2010. Pilihan RedaksiMaskapai Mulai Cemas, Anak-anak Muda Jepang Ogah Pergi ke Luar NegeriBelajar Hemat Melalui Metode Slow Shopping, Ini 5 CaranyaSoft Clubbing, Cara Baru Gen Z Bersosialisasi Tanpa PestaBerdasarkan data di 80 negara yang mengadopsi teknologi digital untuk sekolah, kinerja para siswa terlihat menurun secara signifikan.Para siswa yang menggunakan komputer sekitar lima jam per hari di sekolah untuk tujuan pembelajaran, akan mendapat nilai lebih rendah."Nilai lebih rendah lebih dari dua pertiga standar deviasi dibandingkan anak-anak yang jarang atau tidak pernah menggunakan teknologi di sekolah," Hovarth menambahkan.Di luar ruang sekolah, penggunaan gawai yang berlebihan juga sangat mengkhawatirkan. Ahli memperingatkan, kaum muda bisa mengalami gejala penuaan otak yang dipercepat akibat konsumsi media sosial berlebihan.Seiring meningkatnya penggunaan platform digital, otak mulai menginginkan rangsangan dopamin dari banyaknya informasi baru. Inilah yang menurut Earl Miller, ahli neurosains kognitif di Massachusetts Institute of Technology (MIT), sebagai masalah.
"Kita adalah makhluk yang berpikiran sempit dan ketika semua informasi ini datang kepada kita, kita ingin mengonsumsi semuanya dan sulit untuk mematikan keinginan itu," ujar Miller seperti dikutip dari National Geographic.Seiring bertambahnya usia, usia kronologis tidak selalu berjalan beriringan dengan usia biologis otak. Organ-organ dalam tubuh menua dengan kecepatan yang berbeda.Hal ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk susunan genetik, lokasi geografis, dan pilihan gaya hidup. Adapun memiliki otak biologis yang lebih tua, bisa memperburuk kesehatan secara umum di kemudian hari.Pendekatan baru sekolah Denmark yang patut ditiruMenyadari adanya penurunan kemampuan kognitif pada anak didik, pemerintah Denmark mencoba pendekatan baru. Sejak awal tahun ajaran 2025/2026, sekolah di Denmark meminta siswa untuk menyerahkan ponsel, tablet, hingga laptop sebelum pelajaran dimulai.Selain itu, tidak ada lagi teknologi digital sebagai alat bantu ajar. Sekolah Denmark kembali ke metode lama dengan mengembalikan buku teks fisik, lembar kerja siswa, dan tugas menulis.Lihat Juga :Negara dengan Rerata Skor IQ Tertinggi di Dunia, Indonesia Posisi 90Tak hanya di ruang kelas, berbagai kegiatan ekstrakurikuler pun menghilangkan atau sangat membatasi penggunaan teknologi digital. Ada juga Hari Tanpa Ponsel nasional yang mendorong semua orang untuk menyimpan gawai mereka selama sehari.Hasilnya? Produktivitas dan kinerja siswa jadi meningkat. Para siswa pun merasa lebih percaya diri. Pasalnya, banyaknya waktu yang dihabiskan di depan gawai membuat rasa percaya diri rendah dan kesehatan mental memburuk. (rti)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260126115309-255-1321052/gen-z-tidak-lebih-pintar-dari-generasi-orang-tua-ini-penyebabnya
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.