Gaya Hidup 27 Jan 2026 3 views

Waspada Virus Nipah, Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan dari Makanan

Judul: Waspada Virus Nipah, Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan dari Makanan Daftar Isi Potensi penularan virus nipah 1. Buah yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar 2. M...

Waspada Virus Nipah, Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan dari Makanan
Judul: Waspada Virus Nipah, Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan dari Makanan

Daftar Isi
Potensi penularan virus nipah
1. Buah yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar
2. Makanan yang tidak dicuci dan diolah dengan baik
3. Kontak langsung dengan hewan terinfeksi
4. Penularan antarmanusia
Gejala Virus Nipah yang perlu diwaspadai
1. Demam dan gejala pernapasan ringan
2. Muntah dan gangguan pencernaan
3. Sesak napas
4. Penurunan kesadaran hingga kejang
Jakarta, Kasus virus Nipah kembali dilaporkan di India dan memicu peningkatan kewaspadaan di berbagai negara. Taiwan hingga Thailand dilaporkan memperketat skrining kesehatan di pintu kedatangan internasional. Indonesia pun tak luput dari sorotan.Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai virus Nipah yang dikenal sebagai penyakit zoonosis dengan tingkat kematian tinggi, bahkan bisa mencapai 75 persen.Penularan virus ini tidak hanya terjadi dari hewan ke manusia, tetapi juga dapat berasal dari makanan yang terkontaminasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Waspada Nipah, Thailand Perketat Pemeriksaan Pakai Protokol Covid-19Berikut potensi penularan dan gejala virus Nipah yang perlu dikenali sejak dini: Potensi penularan virus nipah1. Buah yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawarKelelawar merupakan reservoir alami virus Nipah. Penularan dapat terjadi melalui konsumsi buah yang terpapar air liur atau urine kelelawar, terutama buah dengan bekas gigitan.2. Makanan yang tidak dicuci dan diolah dengan baikVirus Nipah dapat bertahan pada makanan yang terkontaminasi jika tidak dibersihkan atau diolah secara higienis sebelum dikonsumsi. Kemenkes pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi buah dan makanan sehari-hari.Pilihan RedaksiApakah Diabetes Penyakit Keturunan? Simak Penjelasan LengkapnyaEpilepsi Disebut Menular Lewat Ludah, Ini Kata DokterMengenal Virus Nipah, Penyakit Zoonosis Mematikan Tanpa Vaksin3. Kontak langsung dengan hewan terinfeksiRisiko penularan juga meningkat saat seseorang melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus Nipah tanpa perlindungan yang memadai.4. Penularan antarmanusiaDalam kondisi tertentu, virus Nipah dapat menular dari manusia ke manusia, terutama melalui kontak erat dan paparan cairan tubuh.Gejala Virus Nipah yang perlu diwaspadai1. Demam dan gejala pernapasan ringanGejala awal virus Nipah kerap menyerupai flu, seperti demam, batuk, dan pilek, sehingga sering kali luput dikenali.2. Muntah dan gangguan pencernaanSebagian penderita mengalami mual dan muntah sebagai tanda awal infeksi.3. Sesak napasInfeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius jika tidak segera ditangani.
4. Penurunan kesadaran hingga kejangVirus Nipah dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan penurunan kesadaran, kejang, hingga ensefalitis atau radang otak.Kemenkes mengingatkan pentingnya pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat."Perkuat imunitas tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan pakai air dan sabun, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan rutin beraktivitas fisik," demikian imbauan Kemenkes, Senin (26/1) mengutip Detik.Lihat Juga :Mengenal Bahaya Virus Nipah yang Menyerang IndiaSelain itu, masyarakat diminta tidak mengonsumsi buah dengan bekas gigitan kelelawar serta selalu mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi.Bagi masyarakat yang bepergian ke India atau negara lain yang melaporkan kasus virus Nipah, Kemenkes menyarankan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas setempat. Setelah kembali ke Tanah Air, pelaku perjalanan juga diimbau tetap waspada.Jika dalam waktu hingga 14 hari setelah kepulangan muncul gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak napas, muntah, penurunan kesadaran, atau kejang, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. (tis/tis)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260127084239-255-1321396/waspada-virus-nipah-kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-dari-makanan
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.