Gaya Hidup 03 Feb 2026 6 views

4 Penyebab Psikologis di Balik Kebiasaan Menggigit Kuku

Judul: 4 Penyebab Psikologis di Balik Kebiasaan Menggigit Kuku Daftar Isi Penyebab psikologis menggigit kuku 1. Stres 2. Gangguan kecemasan 3. Bosan 4. Kecenderungan perfeksionism...

4 Penyebab Psikologis di Balik Kebiasaan Menggigit Kuku
Judul: 4 Penyebab Psikologis di Balik Kebiasaan Menggigit Kuku

Daftar Isi
Penyebab psikologis menggigit kuku
1. Stres
2. Gangguan kecemasan
3. Bosan
4. Kecenderungan perfeksionisme
Cara menghentikan kebiasaan menggigit kuku
1. Kuku harus selalu pendek
2. Pakai kuteks
3. Alihkan perhatian
Jakarta, Kebiasaan menggigit-gigit kuku mungkin sekilas tampak sepele dan tidak membahayakan kesehatan.Namun perilaku menggigit kuku ini bisa jadi serius dan mengarah pada gangguan psikologis tertentu, terutama jika sangat sering dan sulit dihentikan.Lihat Juga :7 Kebiasaan yang Merusak Kuku, Stop Gonta-ganti Gel Manicure
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam istilah medis, kebiasaan menggigiti kuku disebut sebagai onychophagia, yang dikategorikan sebagai perilaku berulang pada tubuh atau body-focused repetitive behavior (BFRB).Dilansir dari laman Psychology Today, kebiasaan menggigit kuku biasanya dimulai sejak usia anak-anak dan meningkat intensitasnya selama masa remaja, serta berlanjut hingga dewasa. Onychophagia sering kali mengakibatkan kerusakan yang terlihat pada kuku, kutikula, dan kulit di sekitarnya. Menggigit kuku juga dapat merusak gigi dan menyebabkan masalah pada rahang seiring waktu.Penyebab psikologis menggigit kukuIlustrasi. Berikut kondisi mental yang dapat mendasari perilaku menggigit kuku. (iStock/precinbe)Kebiasaan menggigit kuku yang sulit dihentikan bisa jadi sinyal dari kondisi mental yang perlu diperhatikan. Berikut kondisi yang dapat mendasari perilakunya.1. StresStres menjadi alasan orang menggigit kukunya. Bagi sebagian orang, perilaku ini dapat memberikan rasa tenang dan lega secara sementara. Menggigit kuku kemudian kemudian menjadi mekanisme coping untuk meredakan stres.2. Gangguan kecemasanMenggigit kuku juga terjadi ketika seseorang memiliki gangguan kecemasan. Sama dengan stres, saat seseorang merasa gelisah dan cemas, tubuh akan mencari cara untuk menenangkan diri.Namun pada orang dengan gangguan kecemasan, kebiasaan menggigit kuku biasanya lebih sulit dihentikan. Jika sudah demikian, kebiasaan menggigit kuku menjadi sinyal bahwa gangguan kecemasan atau psikologis lainnya tidak mendapatkan penanganan dengan baik.3. BosanMenggigit kuku juga bisa muncul saat seseorang merasa bosan atau sedang tidak banyak melakukan aktivitas. Kebiasaan ini kemudian muncul sebagai cara otak untuk mencari rangsangan.Secara psikologis, orang yang terbiasa melakukan ini tangan dan mulutnya akan bergerak tanpa sadar untuk membuat otaknya kembali merasa "sibuk".4. Kecenderungan perfeksionismeDikutip dari laman Nailknowledge, berapa studi menyebutkan bahwa kebiasaan menggigit kuku juga kerap dikaitkan dengan perfeksionisme.Orang dengan kecenderungan ini memiliki dorongan untuk 'merapikan' kuku yang dirasa tidak rata, kasar, atau mengganggu. Namun tanpa disadari, ini menjadi kebiasaan yang dilakukan berulang.Pilihan Redaksi7 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Kerap Dilakukan, Segera Tinggalkan!Bahaya Kebiasaan Mengupil, Bisa Tularkan PenyakitMengalami 3 dari 10 Hal Ini Saat Tidur? Tandanya Tingkat Stres TinggiCara menghentikan kebiasaan menggigit kukuDikutip dari laman WebMD, berikut cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku.1. Kuku harus selalu pendekPastikan Anda memotong kuku sampai pendek sampai tidak ada cukup kuku untuk digigit.2. Pakai kuteksMemakai kuteks bisa membantu menghentikan kebiasaan menggigit kuku. Ketika kuku dicat, kamu mungkin akan berpikir dua kali untuk menggigitnya karena takut akan merusaknya. Selain itu, rasa cat yang tidak enak di mulut akan menghentikan keinginan menggigiti kuku.3. Alihkan perhatianMenyibukkan tangan dengan mulut bisa menjadi cara efektif untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku. Anda bisa mengunyah permen karet, bermain bola karet antistres atau fidget toys untuk mengalihkan perhatian.Demikian penyebab psikologis di balik kebiasaan menggigit kuku.Menggigit kuku bukan hanya kebiasaan yang sepele, sebab bagi sebagian orang ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang stres, cemas, atau mengalami gangguan psikologis tertentu. (fef)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260127145336-255-1321594/4-penyebab-psikologis-di-balik-kebiasaan-menggigit-kuku
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.