Gaya Hidup 18 Feb 2026 5 views

Mandi Wajib Jelang Puasa, Haruskah Pakai Sampo dan Sabun?

Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim di Indonesia melakukan tradisi "padusan", yaitu mandi di kolam, sungai, atau pemandian umum pada bulan Syaban atau Ruwah, sebagai b...

Mandi Wajib Jelang Puasa, Haruskah Pakai Sampo dan Sabun?
Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim di Indonesia melakukan tradisi "padusan", yaitu mandi di kolam, sungai, atau pemandian umum pada bulan Syaban atau Ruwah, sebagai bentuk penyucian diri. Di tengah tradisi ini, sering muncul pertanyaan apakah mandi wajib sebelum Ramadan harus menggunakan sampo dan sabun agar sah.

Dalam buku "Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan" karya Abu Maryam Kautsar Amru, dijelaskan bahwa sebagian orang meyakini keramas sebelum Ramadan adalah bagian dari persiapan ibadah agar puasa dan amalan lainnya lebih maksimal. Namun, dalam ajaran Islam, mandi besar atau mandi junub termasuk dalam kategori thaharah (bersuci) yang memiliki aturan tersendiri.

**Kapan Mandi Wajib Dilakukan?**

Mandi wajib dilakukan ketika seseorang mengalami hadas besar. Ada dua peristiwa utama yang mewajibkan mandi besar:
1. Keluarnya sperma dari alat kelamin laki-laki atau perempuan, baik karena mimpi basah, rangsangan, maupun sebab lainnya.
2. Berhubungan seksual (jimak), meskipun tidak disertai keluarnya sperma.

Meskipun dalam praktik sehari-hari mandi besar sering dilakukan dengan sabun dan sampo, pertanyaan utamanya adalah apakah mandi wajib tanpa keduanya tetap sah.

**Rukun Mandi Wajib dalam Fikih**

Kitab-kitab fikih menjelaskan bahwa rukun mandi wajib hanya terdiri dari dua hal:
1. Niat untuk mandi wajib atau menghilangkan hadas besar.
2. Meratakan air ke seluruh tubuh, dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Jika kedua rukun ini terpenuhi, maka mandi wajib dinilai sah secara syariat. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami dalam kitab Safinatun Najah. Ini berarti keramas tanpa sampo atau mandi tanpa sabun tetap sah, asalkan niatnya benar dan air suci membasahi seluruh tubuh, termasuk lipatan kulit, pangkal rambut, dan anggota tubuh yang tersembunyi.

Hadis riwayat Aisyah RA tentang tata cara mandi junub Rasulullah SAW juga menegaskan hal ini: "Sesungguhnya Nabi SAW jika mandi dari janabah, beliau membasuh kedua tangannya, lalu berwudhu seperti wudhu untuk shalat. Kemudian beliau menyela-nyelai pangkal rambut dengan jari-jarinya, lalu menyiramkan air ke kepala sebanyak tiga kali dan meratakan air ke seluruh tubuh." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa inti mandi junub adalah penggunaan air yang suci dan merata ke seluruh tubuh, tanpa menyebutkan bahan pembersih tambahan.

**Boleh Pakai Sampo dan Sabun, tapi Bukan Syarat Sah**

Para ulama membolehkan penggunaan sabun dan sampo saat mandi wajib, tetapi bukan sebagai syarat sah. Bahkan, sebagian ulama menganjurkan agar rukun mandi wajib dilakukan terlebih dahulu dengan air bersih tanpa campuran apa pun. Setelah itu, barulah dilanjutkan dengan mencuci tubuh menggunakan sabun atau keramas memakai sampo.

Anjuran ini bertujuan untuk menghindari perubahan sifat air akibat tercampur zat lain yang berpotensi memengaruhi kesuciannya. Dalam fikih, air yang berubah sifatnya dapat menjadi *musta'mal* dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai air suci mensucikan.

Istilah "keramas" dalam budaya masyarakat Indonesia sering dimaknai sebagai mencuci rambut dengan sampo. Padahal, dalam konteks mandi wajib, keramas berarti membasahi seluruh rambut hingga ke pangkalnya dengan air bersih, tanpa harus menggunakan bahan pembersih tambahan.

Kesimpulannya, mandi wajib atau mandi junub sebelum puasa tidak harus menggunakan sampo dan sabun. Selama niatnya benar dan air suci merata ke seluruh tubuh, mandi wajib sudah sah menurut syariat Islam. Penggunaan sampo dan sabun boleh dilakukan sebagai pelengkap kebersihan, tetapi tidak memengaruhi sah atau tidaknya mandi wajib dari sisi hukum agama. Dengan pemahaman ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, tanpa terbebani anggapan yang tidak memiliki dasar syariat.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260205162426-284-1325015/mandi-wajib-jelang-puasa-haruskah-pakai-sampo-dan-sabun
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.