Anti Gloomy, 10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Redakan Depresi
Judul: Anti Gloomy, 10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Redakan Depresi Daftar Isi Kebiasaan redakan depresi 1. Membuat rutinitas harian 2. Menetapkan tujuan kecil 3. Rutin berolahra...
Daftar Isi
Kebiasaan redakan depresi
1. Membuat rutinitas harian
2. Menetapkan tujuan kecil
3. Rutin berolahraga
4. Mengatur pola makan
5. Tidur yang cukup
6. Mengambil tanggung jawab
7. Melatih pola pikir positif
8. Berkonsultasi dengan profesional
9. Mencoba hal baru
10. Menghindari penyalahgunaan zat
Jakarta, Depresi bukan sekadar merasa sedih atau lelah sesaat. Kondisi ini dapat memengaruhi cara berpikir, merasakan, dan menjalani aktivitas sehari-hari.Meski begitu, ada sejumlah kebiasaan redakan depresi yang bisa mulai diterapkan secara bertahap untuk membantu memperbaiki kondisi emosional dan mental.Lihat Juga :Kenali Tanda Awal Gangguan Jiwa, Jangan Lupa Cari Pertolongan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan redakan depresiBanyak orang dengan depresi tidak menyadari gejala yang dialami sehingga kondisinya memburuk dari hari ke hari. Sebagian lainnya merasa bingung harus memulai dari mana untuk bangkit.Padahal, perubahan kecil dalam keseharian dapat menjadi langkah awal yang berarti. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba, melansir berbagai sumber: 1. Membuat rutinitas harianDepresi kerap membuat hidup terasa kosong dan tanpa arah. Rutinitas membantu menciptakan struktur yang stabil sehingga hari tidak terasa berantakan.Psikiater Ian Cook menyebut depresi dapat merusak struktur hidup seseorang. Karena itu, jadwal sederhana seperti bangun dan tidur di jam yang sama, menyiapkan sarapan, atau berjalan pagi bisa menjadi pijakan awal untuk kembali merasa terkontrol.Pilihan RedaksiSeperempat Pekerja RI Overwork, Ini Dampaknya bagi KesehatanPsikolog Ingatkan Pentingnya Perhatian Orang Tua untuk Cegah DepresiMiris, 363 Ribu Pelajar RI Alami Gejala Depresi2. Menetapkan tujuan kecilOrang dengan depresi sering merasa tidak mampu menyelesaikan tugas, bahkan yang sederhana. Akibatnya, mereka mudah menyerah sebelum mencoba.Mulailah dari target kecil dan realistis, misalnya merapikan tempat tidur atau mencuci piring setiap hari. Rasa pencapaian dari hal sederhana dapat memicu motivasi untuk melangkah lebih jauh.3. Rutin berolahragaOlahraga membantu tubuh melepaskan endorfin, zat kimia alami yang berperan meningkatkan suasana hati. Tak perlu aktivitas berat. Jalan santai selama 20-30 menit beberapa kali seminggu sudah cukup membantu mengurangi stres dan meningkatkan energi.Di sinilah olahraga menjadi salah satu kebiasaan redakan depresi yang paling mudah dan murah untuk dilakukan, asalkan konsisten.4. Mengatur pola makanSebagian penderita depresi makan terlalu sedikit, sementara yang lain justru berlebihan. Pola makan yang tidak seimbang dapat memperburuk kondisi fisik dan mental.Nutrisi tertentu seperti omega-3 dari salmon dan tuna, serta asam folat dari alpukat dan bayam, diketahui dapat membantu meringankan gejala depresi. Makan secara teratur dan bergizi membantu menjaga stabilitas suasana hati dalam jangka panjang.5. Tidur yang cukupGangguan tidur sering menyertai depresi, baik berupa sulit tidur maupun tidur berlebihan. Kurang tidur dapat memperparah suasana hati dan membuat konsentrasi menurun.Cobalah membatasi penggunaan gawai sebelum tidur dan terapkan jadwal tidur yang konsisten. Tubuh yang cukup istirahat lebih siap menghadapi tekanan emosional.
6. Mengambil tanggung jawabMenarik diri dari lingkungan sering menjadi respons spontan saat depresi datang. Namun, menghindari tanggung jawab justru dapat memperkuat rasa tidak berdaya.Menyelesaikan tugas-tugas kecil di rumah atau kantor membantu membangun kembali rasa percaya diri dan kontrol terhadap hidup.7. Melatih pola pikir positifDepresi kerap diiringi pikiran negatif yang terus berulang. Mengubahnya memang tidak instan, tetapi bisa dilatih secara bertahap.Mulailah dengan menantang pikiran yang terlalu keras pada diri sendiri. Dukungan keluarga, teman, atau tenaga profesional dapat membantu mengganti sudut pandang menjadi lebih realistis dan sehat.Lihat Juga :4 Penyebab Anak Alami Depresi yang Sering Luput dari Orang Tua8. Berkonsultasi dengan profesionalJika gejala terasa berat atau tak kunjung membaik, berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater menjadi langkah penting. Terapi bicara, konseling, atau obat-obatan dapat diberikan sesuai kebutuhan.Pendampingan profesional membantu proses pemulihan berjalan lebih terarah dan aman.9. Mencoba hal baruAktivitas baru dapat merangsang otak melepaskan dopamin, zat yang berkaitan dengan rasa senang dan motivasi.Belajar memasak, mengikuti kelas seni, atau sekadar mengunjungi tempat baru bisa menjadi pengalaman positif yang membantu mengalihkan pikiran dari kesedihan berkepanjangan.
10. Menghindari penyalahgunaan zatSebagian orang mencoba meredakan emosi dengan alkohol atau obat terlarang. Sayangnya, cara ini hanya memberi kelegaan sementara dan justru memperburuk kondisi mental.Menghindari penyalahgunaan zat adalah bagian penting dari kebiasaan redakan depresi yang sehat dan berkelanjutan. Dukungan orang terdekat serta bantuan profesional sangat dibutuhkan untuk menghentikan kebiasaan ini.Lihat Juga :Merasa Melihat Hantu? Bisa Jadi Ini Bukan Hal Mistis Tapi Ulah OtakDepresi memang tidak mudah dilalui, tetapi perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberi dampak besar. Membangun kebiasaan redakan depresi dari rutinitas sederhana hingga mencari bantuan profesional bisa menjadi langkah awal menuju kondisi mental yang lebih stabil dan sehat. (tis/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260213063953-284-1327708/anti-gloomy-10-kebiasaan-sederhana-yang-bisa-redakan-depresi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
7 Destinasi di Indonesia yang Punya Tradisi Khas Perayaan Imlek
13 Feb 2026
5 Jenis Makanan Pemicu Tumbuh Sel Kanker, Selektif Sejak Dini
13 Feb 2026
Tak Semua Pemalu, Ini 4 Tipe Introvert yang Perlu Kamu Tahu
13 Feb 2026
5 Makanan untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik, Wajib Dicoba
13 Feb 2026
Berapa Lama Nasi Dicerna di Lambung? Ternyata Segini Waktunya
13 Feb 2026
5 Kesalahan yang Bikin IQ Menurun