Gaya Hidup 17 Feb 2026 7 views

Jepang Hidupkan Lagi Stasiun Tua Abad ke-19, Bakal Diubah Jadi Hotel

Judul: Jepang Hidupkan Lagi Stasiun Tua Abad ke-19, Bakal Diubah Jadi Hotel Jakarta, Setelah lama tak diurus, Stasiun Ichinomoto yang berusia ratusan tahun itu akhirnya merasakan...

Jepang Hidupkan Lagi Stasiun Tua Abad ke-19, Bakal Diubah Jadi Hotel
Judul: Jepang Hidupkan Lagi Stasiun Tua Abad ke-19, Bakal Diubah Jadi Hotel

Jakarta, Setelah lama tak diurus, Stasiun Ichinomoto yang berusia ratusan tahun itu akhirnya merasakan kehangatan kembali. Stasiun kereta api ini tak lagi beroperasi, dan berubah menjadi hotel eksklusif bertema stasiun legendaris di Jepang.Stasiun Ichinomoto memiliki bangunan kayu yang dibangun pada abad ke-19 di Jepang. Usianya sudah hampir 128 tahun, tetapi telah lama ia melewati tahun-tahun sepi sejak masa keemasannya berakhir.Ichinomoto dibangun di era Meiji, tepatnya di tahun 1898. Berlokasi di kota Tenri, Prefektur Nara, Stasiun Ichinomoto ini beroperasi di Jalur JR Sakurai. Sejak saat itu, Ichinomoto ramai dilintasi oleh kereta api dan menjadi stasiun yang dituju oleh banyak orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk dari bangunan ini sangat klasik, membuktikan bahwa ia adalah salah satu stasiun moyang di Jepang. Kayu berwarna coklat menjadi bangunan utamanya. Secara umum bentuknya juga sederhana, hanya bangunan persegi panjang dengan rel kereta api di bawahnya.Walaupun sudah kuno, tetapi begitu otentik seperti melihat Jepang di masa lalu. Stasiun ini sudah melewati begitu banyak perubahan zaman di Jepang, tetapi ia seakan membeku dalam waktu. Bangunan ini masih bertahan dengan bentuk aslinya. Pilihan RedaksiPanduan Buat Kamu yang Pertama Kali Mau Liburan ke JepangSenja Kala Shinkansen 'Hantu' Jepang, Melihatnya Lewat Bisa Bawa HokiJalur Kereta Api Tertua di Dunia Masih Beroperasi, Usianya 300 TahunMasa kejayaannya telah lama usai, kini publik tak lagi sering mengunjungi Ichinomoto. Bahkan di tahun 2002, Stasiun Ichinomoto sudah tidak berawak, tidak ada lagi petugas yang menjaga di loket ataupun membantu penumpang yang hendak naik kereta dari stasiun ini.Setiap hari kerja, masih ada 54 kereta yang masuk dan keluar dari stasiun tersebut, setidaknya mempertahankan detak jantung Ichinomoto agar terus hidup. Namun, tidak banyak penumpang yang datang, pada tahun 2025 hanya tercatat 1.848 orang yang mengunjunginya.Stasiun Ichinomoto sangat berusaha keras untuk bertahan sebagai stasiun kereta api, tetapi perusahaan JR West yang mengelolanya saat itu mulai kewalahan.Mereka kesulitan untuk memelihara bangunan kayu tua ini, hingga akhirnya memilih lepas tangan dan menyerahkan Ichinomoto kepada pemerintah Kota Tenri.Pihak Kotamadya kemudian membuat sebuah sayembara untuk meminta ide, sebaiknya tindakan apa yang diambil terhadap stasiun berumur ini. Sebuah perusahaan manajemen akomodasi asal Kyoto, Risshisha Co., kemudian memiliki proposal proyek yang bagus.
Proposal proyek ini disetujui. Stasiun Ichinomoto akan direnovasi menjadi sebuah hotel eksklusif. Dengan begitu Ichinomoto bisa hidup kembali meskipun dengan fungsi yang baru."Kami ingin menghidupkan kembali bangunan stasiun bersejarah di kota bersejarah," ujar Presiden Risshisha Co., Koji Maeda, seperti dilansir Asahi Shimbun.Stasiun yang mulanya hanya bangunan satu lantai ini akan dirombak. Ruang kantor yang tidak terpakai, ruang istirahat, dan dapur kecil yang telah berdebu tebal di lantai satu itu akan diubah menjadi bangunan dua lantai.Meskipun akan disulap menjadi bangunan dua lantai, tetapi hotel ini hanya akan memiliki satu kamar. Jadi ini dikhususkan kepada penggemar kereta api, yang ingin merasakan sensasi tidur di kamar bertema stasiun kereta legendaris secara eksklusif.Rancangan lantai satu akan digunakan sebagai ruang yang fungsional, tikar tatami akan di gelar di sana. Ruangan dilengkapi dengan meja untuk empat orang, kursi, dapur kecil, toilet, dan bak mandi, dan sebuah sofa.Sementara di lantai dua, akan menjadi ruang tidur yang juga beralas tikar tatami. Jendela di atap dan di dinding kamar akan menghadap ke peron stasiun, para tamu bisa melihat kereta melintas dari atas sana.Pihak perusahaan masih mempertimbangkan hiburan atau fasilitas lain yang akan disediakan di hotel ini. Sementara itu, kantor yang berada di sekitar area stasiun akan dijadikan sebagai tempat check-in dan check-out.Renovasi juga mencakup ruang tunggu penumpang di stasiun. Area ini nantinya akan diisi dengan mesin penjual makanan dan minuman otomatis. Tak hanya itu, produk pertanian lokal dan barang-barang lainnya juga bisa dibeli oleh para tamu di area ini.Hotel Stasiun Ichinomoto nantinya hanya menawarkan satu kamar, tamu dibatasi dengan satu kelompok beranggotakan empat orang per malam. Harga untuk menginap di kamar stasiun tua ini kisaran 20 ribu yen atau sekitar Rp2,1 juta. Pemesanan kamar bisa dilakukan mulai musim semi.
Proyek Renovasi Stasiun Ichinomoto Jadi Hotel Eksklusif

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260213150301-269-1327911/jepang-hidupkan-lagi-stasiun-tua-abad-ke-19-bakal-diubah-jadi-hotel
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.